Kebakaran di Karangasem

Tragedi Kebakaran Rumah Lansia di Datah Karangasem, Karena Lupa Matikan Dupa, Begini Kondisinya!

Rumah Ketut Karma (78) di Banjar Dinas Karangsari, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem hangus di lahap jago merah, Minggu (20/8/2023) malam.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Kondisi Rumah Ketut Karma (78) di Banjar Dinas Karangsari, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem hangus di lahap jago merah, Minggu (20/8) malam. 

TRIBUN-BALI.COM - Rumah Ketut Karma (78) di Banjar Dinas Karangsari, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem hangus di lahap jago merah, Minggu (20/8/2023) malam.

Barang berharga di dalam rumah hangus. Seperti pakaian, perabotan, kasur, uang, serta kartu identitas yang bersangkutan.

Perbekel Desa Datah, I Gede Subrata, mengatakan kebakaran terjadi malam. Yang pertama melihat yakni warga.

Saat itu api membesar dan melahap atap rumah serta isi. Saksi minta bantuan untuk memadamkan.

Akhirnya warga berdatangan membawa peralatan seadanya. Tetapi barang tak bisa diselamatkan.

Baca juga: WNA Jepang Tewas Usai Main Flying Fish, Ketua Gahawisri Bali Katakan Permainan Itu Sudah Dilarang!

Baca juga: WNA Meninggal Dunia Saat Bermain Flying Fish, Polda Bali Sebut Sejauh Ini Masih Murni Kecelakaan

Bantuan - Kondisi Rumah Ketut Karma (78) di Banjar Dinas Karangsari, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem hangus di lahap jago merah, Minggu (20/8) malam.
Bantuan - Kondisi Rumah Ketut Karma (78) di Banjar Dinas Karangsari, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem hangus di lahap jago merah, Minggu (20/8) malam. (Istimewa)

Sedangkan untuk pemilik rumah, dan istrinya tidur di rumah menantunya saat kejadian.

Mengingat pemilik rumah kondisi badannya sakit, sehingga tidur di rumah menantu bersama istrinya.

"Dalam rumahnya sepi. Tak ada orang. Pemilik tidur di menantunya. Yang menempati suami istri & sudah lansia,"ungkap Subrata.

Sebelum kebakaran, kata Subrata, anak pemilik rumah sempat sembahyang di rumah orang tua.

Dari pengakuannya, yang bersangkutan lupa matikan dupa. Mungkin kebakaran ini dipicu oleh api dupa.

Kerugiannya mencapai puluhan juta lantaran api melahap semua isi rumah, atap, perabotan, serta pakaiannya.

"Kerugian akibat kebakaran rumah dan isinya sekitar Rp 45 juta. Isi rumah yang terbakar adalah lemari, pakaian, perabot, TV, dokumen berharga seperti ijazah serta KTP, kasur, dan mente sekitar 50 kilogram,"tambah Gede Subrata.

Yang bersangkutan kini tidur di rumah menantunya, karena tempat tinggalnya sudah tak bisa ditempati.

Atapnya roboh, sedangkan dindingnya sudah rusak lantaran terbakar.

"Pemilik rumah termasuk KK miskin. Tadi pagi petugas BPBD Karangasem ke lokasi sembari menyerahkan bantuan ke korban,"jelasnya.

Untuk diketahui, kasus kebakaran di Kabupaten Karangasem banyak. Terutama Kecamatan Kubu, Abang, dan lain.

Meningkatnya kasus kebakaran dikarenakan kondisi alam serta kelalaian manusia. Kemarau yang panjang jadi pemicu utama. Petugas meminta serta mengimbau warga tetap waspada, dan hati - hati. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved