Kecelakaan Bermain Flying Fish

Tewas Dalam Kecelakaan Saat Bermain Flying Fish di Bali, Keluarga Kikuchi Satoshi Tolak Autopsi

Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, mulanya Polda Bali telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna melakukan autopsi terhadap Satoshi

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Ilustrasi Flying Fish - Keluarga Kikuchi Satoshi menolak dilakukan autopsi. Diketahui, Satoshi yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang itu meninggal dunia usai terlibat kecelakaan saat bermain Flying Fish di Bali. 

Lantaran oleng, instruktur Flying Fish terjatuh dan disusul kedua korban yakni Satoshi dan sang anak. Satoshi dan sang anak terjatuh dari wahana Flying Fish dari ketinggian 3 meter dari atas air.

“Kemudian sesi kedua menarik Fly Fish dengan membawa dua WNA Jepang ayah dan anak, setelah sekitar 40 meter dari pantai tiba tiba Fly Fish oleng dan miring ke kanan.

Kemudian instruktur terjatuh dan disusul kedua korban WNA Jepang (kedua korban) terlepas dari pegangan dan terjatuh sekitar 3 meter dari atas air,” jelas Kabid Humas Polda Bali

 

Ilustrasi Flying Fish - Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menuturkan, mulanya driver boat menarik Flying Fish dengan membawa dua WNA Jepang yang merupakan anak Satoshi.
Ilustrasi Flying Fish - Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menuturkan, mulanya driver boat menarik Flying Fish dengan membawa dua WNA Jepang yang merupakan anak Satoshi. (Istimewa)

 

Kombes Pol Jansen menuturkan, Satoshi jatuh ke laut dengan posisi tengkurap dan tak sadarkan diri.

“Jatuh ke laut dalam posisi tengkurap dan tidak sadarkan diri,” imbuhnya.

Satoshi dan sang anak kemudian dibawa ke darat, dan segera diberi pertolongan awal oleh staf.

Pertolongan awal itu dilakukan dengan cara memompa dada. Namun, Satoshi tetap tak kunjung sadarkan diri.

Mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Surya Husada, Nusa Dua, Bali guna mendapat pertolongan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, kata Jansen, Satoshi telah dinyatakan meninggal dunia.

“Kemudian dibawa ke RS. Surya Husada Nusa dua untuk tindakan pertolongan dilakukan oleh pihak rumah sakit, namun korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kabid Humas Polda Bali.

Jenazah Satoshi dibawa ke RS IGNG Ngoerah untuk dititipkan sementara.

“Kemudian jenazah dibawa dan dititipkan ke RSUP Sanglah Denpasar,” pungkas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali.

Hingga Sabtu 19 Agustus 2023 Ditpolairud Polda Bali, telah memeriksa enam saksi terkait tewasnya Kikuchi Satoshi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved