Kecelakaan Bermain Flying Fish

Tewas Dalam Kecelakaan Saat Bermain Flying Fish di Bali, Keluarga Kikuchi Satoshi Tolak Autopsi

Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, mulanya Polda Bali telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna melakukan autopsi terhadap Satoshi

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Ilustrasi Flying Fish - Keluarga Kikuchi Satoshi menolak dilakukan autopsi. Diketahui, Satoshi yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang itu meninggal dunia usai terlibat kecelakaan saat bermain Flying Fish di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Keluarga Kikuchi Satoshi menolak dilakukan autopsi.

Diketahui, Satoshi yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang itu, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan saat bermain Flying Fish di Bali.

“Mengenai autopsi, awalnya sudah akan diautopsi. Namun belakangan informasinya pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi,” ungkap Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan pada Rabu 23 Agustus 2023.

Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, mulanya Polda Bali telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna melakukan autopsi terhadap Satoshi.

Namun, pihak keluarga kemudian menolaknya. Disinggung soal alasannya, pihak keluarga dikatakan tak berkenan.

 

Baca juga: Diupah Rp 1 Juta Edarkan Sabu-sabu dan Ekstasi, Yan Andry Divonis Penjara 9,5 Tahun

Baca juga: Tradisi Rejang Gede Karangasem Diusulkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda, Simak Penjelasannya!

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. (Ida Bagus Putu Mahendra/Tribun Bali)

 

“Kami dari Polda Bali sudah menyiapkan dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melaksanakan autopsi. Tapi saat akan dilakukan autopsi, ada penolakan dari pihak keluarga korban. Ya alasannya tidak berkenan dilakukan autopsi,” imbuh Kabid Humas Polda Bali.

Hingga kini, penyelidikan tewasnya Kikuchi Satoshi yang dilakukan oleh Ditpolairud Polda Bali itu dikatakan belum ditemukannya unsur kelalaian.

Berdasarkan gelar awal, kesimpulan sementara aparat kepolisian yakni murni faktor kecelakaan semata. Kendati demikian, proses penyelidikan ini belum dihentikan oleh pihak Polda Bali.

“Secara resmi belum (penghentian penyelidikan). Masih berproses. Sesuai gelar awal yang sudah dilakukan, disimpulkan sementara karena faktor kecelakaan saja,” pungkas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan.

Sebelumnya, seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang bernama Kikuchi Satoshi meninggal dunia pada Jumat 18 Agustus 2023 lalu.

Pria berusia 60 tahun itu meninggal dunia usai terlibat kecelakaan saat bermain wahana Flying Fish di Water Sport Bali Coral, Tanjung Benoa, Bali.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menuturkan, mulanya driver boat menarik Flying Fish dengan membawa dua WNA Jepang yang merupakan anak Satoshi.

Keberangkatan pada sesi pertama ini dikatakan berlangsung lancar dan kembali dengan selamat. Sesi kedua, Flying Fish diisi oleh Satoshi dan sang anak. Sekitar 40 meter dari pantai, Flying Fish tiba-tiba oleng ke kanan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved