Pemilu 2024

Niluh Djelantik Targetkan Dapat Suara Perempuan 1,5 Juta

Bakal Calon anggota DPD RI, Niluh Djelantik targetkan memperoleh 1,5 juta suara masyarakat.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Bakal Calon anggota DPD RI, Niluh Djelantik menargetkan 1,5 juta suara perempuan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Bakal Calon anggota DPD RI, Niluh Djelantik targetkan memperoleh 1,5 juta suara masyarakat. Ia pun yakin masyarakat pasti menginginkan pemimpin yang terbaik untuk Bali. 

“Ada 1,5 suara perempuan dan Mbok Niluh percaya semuanya pasti berharap yang terbaik untuk Bali jadi semua pencapaian suara adalah yang terbaik. Ada 100 persen suara dari 3,2 juta 52 persentase adalah suara perempuan 48 persennya adalah suara laki-laki. Seperti yang tadi Mbok Niluh sampaikan laki-lakinya saja kita perjuangankan apa lagi perempuannya,” jelasnya pada, Minggu 27 Agustus 2023. 

Lebih lanjutnya ia mengatakan terlepas dari KPU sudah mengupayakan semaksimal mungkin, sosialisasi dan lain sebagainya agar lebih banyak lagi perempuan-perempuan yang mencalonkan dirinya yang memutuskan berjuang untuk Bali, hari ini faktanya hanya satu perempuan yang maju yakni dirinya. 

“Dan Mbok akan melalukan apapun yang mbok bisa untuk nantinya perempuan-perempuan Bali bisa menepuk dada dan mengatakan this is my time i'm going to fight for my island. Akan lahir Niluh Djelantik - Niluh Djelantik lainnya untuk tanah kelahirannya,” imbuhnya. 

Sementara itu, ia juga sempat menemui, Ketut Putra Ismaya.

Pertemuannya tersebut merupakan temu rindu karena kata Niluh ia dan Ismaya sudah seperti adik kakak sehingga Niluh sangat mensupport perjuangan Jero Bima atau Ismaya dan memutuskan untuk terus berpegang tangan untuk Bali.

Dikatakan Niluh Visi Misi Ismaya dengannya sama karena tujuannya adalah satu saja untuk rakyat Bali apapun jalannya akan mereka tempuh tujuannya hanya satu yaitu untuk rakyat Bali. 

“Dan kami akan lakukan apapun yang kami bisa dengan kekuatan yang kami punya untuk kesejahteraan rakyat Bali. Karena Bali kan bukan hanya Bali saja tetapi kan Bali menjadi the centre of excellence, the centre of toursm gitu kan jadi kita gak bisa jalankan sendiri. Dan Jero Bima buat mbok Niluh itu adalah panglima yang melindungi Bali dengan caranya, seperti seorang kakak laki-laki, seperti seorang ayah jadi tugas mbok adalah mengganggu tangan beliau dan kita jalan sama-sama,” paparnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved