Berita Karangasem

800 KK di Seraya Karangasem Kesulitan Air Bersih, Ini Kata Perbekel

Perbekel Seraya Timur, Made Pertu, mengungkapkan, ratusan warga kesulitan air bersih sejak pertengahan Agustus 2023.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
KOMPAS.com
Ilustrasi - Warga yang kesulitan air bersih tersebar di 5 banjar. Diantaranya Banjar Tanah Barak bagian atas, Banjar Bukit Catu, Banjar Tinjalas, Gili Selang, dan Banjar Tukad Buah. 

TRIBUN-BALI.COM  - Dari 2.452 Kepala Keluarga (KK) di Seraya Timur, Karangasem, Bali, sebanyak 800 KK mulai kesulitan air bersih.

Warga yang kesulitan air bersih tersebar di 5 banjar. Diantaranya Banjar Tanah Barak bagian atas, Banjar Bukit Catu, Banjar Tinjalas, Gili Selang, dan Banjar Tukad Buah.

Perbekel Seraya Timur, Made Pertu, mengungkapkan, ratusan warga kesulitan air bersih sejak pertengahan Agustus 2023.

Pemicunya dikarenakan pasokan air bersih penduduk di cubang (tempat penampungan) pribadi serta umun habis.

Sedangkan sumber mata air sekitar Seraya Timur mulai kering, alias tak ada alirannya.

Baca juga: Niluh Djelantik Targetkan 1,5 Juta Suara Perempuan pada Pemilu 2024

Baca juga: Senin Seru! Promo KFC 28-31 Agustus 2023 Combo Spesial Blended Cuma Rp28 Ribu Aja

Ilustrasi air bersih - Warga yang kesulitan air bersih tersebar di 5 banjar. Diantaranya Banjar Tanah Barak bagian atas, Banjar Bukit Catu, Banjar Tinjalas, Gili Selang, dan Banjar Tukad Buah.
Ilustrasi air bersih - Warga yang kesulitan air bersih tersebar di 5 banjar. Diantaranya Banjar Tanah Barak bagian atas, Banjar Bukit Catu, Banjar Tinjalas, Gili Selang, dan Banjar Tukad Buah. (Pixabay)

 

"Rata - rata warga yang kesulitan air bersih kebanyakan tinggal di bagian atas. Sedangkan pasokan air hujan yang ditampung di cubang habis. Kalau warga yang ada di bawah masih bisa mendapatkan air bersih untuk kebutuhan tiap hari," kata I Made Pertu, Minggu (27/8) kemarin.

Ratusan KK di Seraya Timur, pusing mencari air untuk kebutuhan setiap hari. Kadang mereka harus rela jalan kaki hingga beberapa kilometer untuk dapat air.

Ada juga yang memakai motor. "Kita minta masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih agar cari ke kantor desa. Kalau di sana ada air PAM," tambahnya.

"Masalah air bersih rutin tiap tahun terjadi di Seraya Timur. Terutama penduduk di bagian atas. Banyak warga terpaksa mengirit memakai air bersih untuk kebutuhan setiap harinya. Semoga pemerintah Karangasem segera mencari solusi agar bisa teratasi," kata Pertu, sapannya.

Ditambahkan, warga yang kesulitan air sudah usulkan bantuan air bersih ke instansi terkait, seperti PMI Cabang Kabupaten Karangasem, cuma masih belum dikirimkan.

Pendistribusian rencana dilakukan akhir Agustus 2023. Pihaknya berharap pemerintah bisa mencarikan solusi, sehingga warga tak kesulitan air bersih.

 

Kekeringan - Warga yang kesulitan air bersih tersebar di 5 banjar. Diantaranya Banjar Tanah Barak bagian atas, Banjar Bukit Catu, Banjar Tinjalas, Gili Selang, dan Banjar Tukad Buah.
Kekeringan - Warga yang kesulitan air bersih tersebar di 5 banjar. Diantaranya Banjar Tanah Barak bagian atas, Banjar Bukit Catu, Banjar Tinjalas, Gili Selang, dan Banjar Tukad Buah. (Tribun Bali/I Putu Supartika)

 

"Kemarin kita rencana membangun sumur bor. Cuma kita belum menemukan sumbernya. Selain itu kita belum menemukan titik terang dengan rekanan yang akan mengebor sumur,"imbuhnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved