Judi Online
Nggak Ada Tamu Sebulan Ini, Lokasi Judi Online dan Apartemen di Denpasar Bali Sepi
Bareskrim Polri menggerebek markas operator judi online yang beroperasi di Bali dan berhasil membekuk 31 orang.
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Bareskrim Polri menggerebek markas operator judi online yang beroperasi di Bali dan berhasil membekuk 31 orang. Pasca penggerebekan, tempat pelaku beroperasi dan apartemen tempat tinggal operator judi online di Denpasar tersebut tampak sepi saat didatangi, Kamis (31/8).
Berdasarkan hasil pelacakan tim siber Polri, polisi menangkap para pelaku yang beroperasi di Hawaii Bali Villa di Jalan Tukad Balian Nomor 899 X, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar. Selain itu, lokasi tempat tinggal operator judi online ini juga berhasil diungkap oleh pihak kepolisian yakni di Marina Suite, Jalan Tukad Balian Nomor 191, Kecamatan Denpasar Selatan.
Penggerebekan itu dilakukan, Jumat (18/8) sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan hasil patroli siber yang dilakukan, para pelaku disebut mengoperasikan situs judi online yang berbeda-beda. Mulai dari HotelSlot88, AutoCuan88, JayaSlot28, Oscar28, dan Siera77.
Baca juga: Gubernur Koster Sebut Jangan Main-main, Proyek Waduk Rp 140 Miliar di Muara Sungai Unda
Baca juga: Rizki, Aktor Pencurian 240 Helm di Buleleng! Beraksi di Undiksha Hingga Pantai Penimbangan
Baca juga: Jro Jepang Hampir Diamuk Massa! Adu Kesaktian Dengan Jro Mangku Widi di Abianbase Gianyar

Berbeda dengan versi polisi, Staf Marina Suite mengaku tak ada tamu yang datang dan menginap di apartemen itu selama satu bulan belakangan. “Nggak ada (tamu). Iya sepi,” ungkap Eka Putri, Resepsionis Marina Suite kepada Tribun Bali, Kamis (31/8).
Bahkan, Eka menerangkan saat ini Marina Suite tengah melakukan renovasi. Sehingga, tak ada tamu yang menginap. “Nggak ada yang datang juga. Lagi renovasi juga,” imbuhnya.
Disinggung soal penggerebekan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri, wanita berusia 22 tahun asal Lombok itu mengaku tak mengetahuinya. “Kurang tahu karena saya baru di sini. Saya baru. Nggak sampai 6 bulan sih. Intinya saya nggak tahu kalau ada itu,” kata Eka Putri.
Diketahui, Marina Suite berlokasi sekitar 100 meter di sebelah utara Hawaii Bali Villa, tempat pengoperasian judi online. Marina Suite diduga menjadi tempat tinggal bagi para operator judi online tersebut. Kedua tempat itu digerebek secara bersamaan oleh Bareskrim Polri pada 18 Agustus 2023 lalu dini hari.
Sementara itu, warga di sekitar Hawaii Bali Villa mengungkapkan situasi satu bulan ke belakang sebelum dan sesudah terjadinya penggerebekan. Ditemui Tribun Bali, Ivan (36) yang bekerja sebagai montir dan membuka usaha bengkel di depan Hawaii Bali Villa itu mengatakan, mulanya situasi di tempat tersebut ramai. Banyak kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, yang hilir-mudik ke Hawaii Bali Villa itu.
Pria asal Malang, Jawa Timur itu menuturkan sosok yang hilir-mudik di Hawaii Bali Villa itu cenderung berpakaian rapi. Tak hanya rapi, mereka juga dikatakan memiliki paras yang menarik. Ivan menduga, rata-rata sosok yang keluar-masuk di Hawaii Bali Villa itu berasal dari luar Bali.
“Soalnya kayak bukan orang asli sini. Kayak orang Cina, berpenampilan mewah. Kadang mobil keluar-masuk. Penampilannya bersih-bersih. Pernah ada yang servis, pokoknya orang luar. Orangnya cakep-cakep,” terang Ivan kepada Tribun Bali, Kamis (31/8).
Bahkan, sejumlah orang dari Hawaii Bali Villa sempat melakukan servis sepeda motor di tempat usaha milik Ivan. Mereka melakukan servis sepeda motor, seperti ganti oli, service rutin, dan sebagainya. Namun, bengkel Ivan yang sempat ramai itu berubah menjadi sepi sekitar 2 pekan lalu. Sepinya bengkel milik Ivan, dibarengi pula dengan sepinya sosok yang lalu-lalang di Hawaii Bali Villa.
“Memang sih ada keluar-masuk, tapi kan sekarang nggak pernah ada orang keluar masuk. Jadi setelah itu kok jadi sepi sekali. Kan dampaknya ke bengkel saya biasanya ada orang servis dari dalam. 1 minggu 2 minggu. Ya, sekitar itu (mulai sepi),” ungkapnya.
Bahkan, Hawaii Bali Villa yang sebelumnya dijaga oleh security, kini dikatakan tak ada penjagaan. “Dulu kan ada satpamnya. Sekarang nggak ada,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil pemantauan Tribun Bali, Kamis (31/8), tampak tak ada aktivitas di Hawaii Bali Villa. Diamati lebih dekat, terlihat beberapa kursi dengan posisi tak beraturan di dekat pintu masuk. Selain itu, tak terlihat pula adanya garis polisi atau police line dan penjagaan dari security.
Disinggung soal penggerebekan Hawaii Bali Villa, Ivan mengaku tak mengetahuinya. Dia hanya merasakan tempat usahanya sepi pengunjung. “Nggak tahu (penggerebekan). Tiba-tiba sepi. Saya buka bengkel biasanya jam 9, jam 10 kok sepi,” kata Ivan. (mah)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.