Tali Lift Putus di Ubud
Update Kasus Lift Jatuh di Ubud: Ayu Terra Resort Ganti Tali Sling Karena Menyusut: Sesuai Prosedur
Kapolres Gianyar, AKBP Ketut Widiada mengungkapkan keputusan Ayu Terra Resort mengganti sling akibat sudah terjadi penyusutan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kapolres Gianyar, AKBP Ketut Widiada mengungkapkan keputusan Ayu Terra Resort mengganti sling akibat sudah terjadi penyusutan.
Hal ini menurut Ketut Widiada sudah sesuai standar yang ditetapkan oleh Ayu Terra Resort.
Ketut Widiada juga menjelaskan bahwa pihak Ayu Terra sudah melakukan semuanya sesuai standar keamanan resort yakni penggantian tali sling jika sudah menyusut sebanyak 10 persen.
"Kalau sesuai aturan dari mereka itu, kalau sudah susut 10 persen wajib diganti,”
“Kemungkinan yang tiga ini diduga sudah mengalami penyusutan 10 persen sehingga diganti ke satu ini yang kekuatan 1,8 ton," kata dia.
Baca juga: VIDEO Kedatangan Iringan Jenazah Aries Setiawan Korban Ayu Terra Resort di Setra Desa Lodtunduh
Widiada menyatakan kekuatan tali pada waktu sebelum diganti bisa mengangkat beban maksimal 1,2 ton dengan rincian setiap tali bisa mengangkat beban maksimal 400 kilogram.
Menurut keterangan teknisi yang telah diperiksa polisi, tali tersebut harusnya bisa mengangkat beban kelima orang yang menjadi korban dalam insiden maut tersebut.
"Hasil pengecekan di TKP memang di 2019, kekuatan dari tali sling itu tiga, terus setelah diperbaiki di bulan Maret 2023 ini menjadi satu,”
“Dari teknisi menyampaikan bahwa kekuatan yang tiga itu, satu tali seling itu (mampu mengangkat beban) sekitar 400 kilogram,”
“Jadi kalo tiga sekitar 1,2 ton. Nah yang diganti saat ini sesuai keterangan dari teknisi kekuatannya 1,8 ton," kata Kapolres Gianyar.
Baca juga: Iring-iringan Pengabenan Korban Ayu Terra Resort akan Bergerak ke Setra Desa Lodtunduh Siang Ini

Baca juga: TERKINI: Jalur Simpang Empat Lodtunduh Dialihkan, Rangkaian Ngaben Korban Lift Ayu Terra Resort Ubud
Penggantian tali tersebut, kata Widiada dilakukan oleh teknisi dari Ayu Terra Resort dan pihak kontraktor yang sudah ditugaskan untuk melakukan perawatan atau maintenance terhadap lift yang jatuh hingga menewaskan lima karyawan hotel.
Namun demikian, penyidik Satreskrim Polres Gianyar belum menentukan secara pasti pihak yang paling bertanggung jawab dalam hal tersebut.
Hal ini karena harus menunggu hasil pemeriksaan kriminalistik dari Bidang Laboratorium Forensik Polda Bali dan juga pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk ahli.
"Kami belum berani atau belum bisa menentukan siapa yang paling bertanggung jawab. Kami perlu uji kriminalistik dari Bidlabfor Polri Cabang Denpasar,”
“Bidlabfor Polri cabang Denpasar saat ini belum kirimkan hasilnya kepada Polres Gianyar,”
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.