Berita Klungkung
Setelah Bupati, Proyek Lapangan Pau Kini Dikritik Dewan Klungkung: Dari Awal Sudah Saya Pertanyakan
Proyek pembangunan Lapangan Pau di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali menjadi sorotan berbagai pihak.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Proyek pembangunan Lapangan Pau di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali menjadi sorotan berbagai pihak.
Setelah Bupati Suwirta kecewa karena proyek tersebut terkesan asal-asalan, giliran anggota dewan yang menyebut jika proyek tersebut terkesan dipaksakan.
Anggota DPRD Klungkung, I Wayan Buda Parwata mengungkapkan, proyek senilai Rp1,2 Miliar itu terkesan dipaksakan.
Baca juga: Pemilik Pistol di Klungkung Terancam Seumur Hidup! Budiana Ngaku Beli Senjata Api untuk Jaga Diri
Mengingat masih banyak usulan di Desa yang masuk skala prioritas, justru tidak terakomodasi dalam Musrembang Kecamatan.
"Sebenarnya dari awal saya sudah sempat pertanyakan, kenapa bisa lapangan Pau menjadi skala prioritas? Padahal kondisi lapangan Pau masih bagus, masih bisa digunakan dan tidak hancur," ungkap Wayan Buda Parwata, Minggu (10/9/2023).
Bagi dia, sebelum dibenahi, kondisi Lapangan Pau masih sangat layak dimanfaatkan. Anggaran untuk perbaikannya pun lumayan besar, yakni mencapai Rp1,2 Miliar.
Baca juga: Selama Dua Bulan, Satnarkoba Polres Klungkung Amankan 10 Tersangka Narkoba
Namun sisi lain, banyak usulan di desa yang masuk skala prioritas dan perlu pendanaan.
Namun justru belum terakomodasi, bahkan sampai "berulang tahun".
Ia mencontohkan, usulan normalisasi drainase di semua dusun di Desa Nyalian yang saat ini masih belum terwujud.
Baca juga: Dastra Berusaha Tabah Lihat Warung Semi Permanen Ludes Terbakar di Bypass Ida Bagus Mantra Klungkung
"Jika dengan anggaran Rp1,2 Miliar (proyek Lapangan Pau) dialokasikan ke usulan prioritas desa, paling tidak ada lima atau delapan desa kecipratan anggaran, walaupun tidak banyak," ujar Buda Parwata.
Melihat proyek lapangan Pau saat ini, Buda Parwata berharap agar Pemkab ke depan lebih cermat lagi dalam melakukan perencanaan.
Tentu dengan mengutamakan usulan dari desa yang menjadi skala prioritas.
Baca juga: Kejari Klungkung Sita Eksekusi Aset Mantan Bupati Klungkung Wayan Candra
Pengerjaan proyek Lapangan Pau sempat membuat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kecewa. Saat melakukan peninjauan bersama Camat Banjarangkan, Dewa Made Aswin, Jumat (8/9/2023) lalu, Suwirta melihat rumput di Lapangan Pau tidak merata, dan terkesan kurang pemeliharaan karena rumput liar banyak yang tumbuh.
Selain itu tutup got yang dibuat seperti asal-asalan karena banyak yang sudah patah, padahal masih dalam masa pemeliharaan.
Baca juga: Kecelakaan di By Pass Ida Bagus Mantra Klungkung, Gusti Ayu Luka Parah pada Perut dan Kaki Kanan
Dari permasalahan itu, Bupati Suwirta memerintahkan Camat Banjarangkan untuk memanggil rekanan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Ini merupakan tanggung jawab rekanan karena masih dalam proses pemeliharaan," keluh Suwirta. (*)
Berita lainnya di DPRD Klungkung
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.