Tewasnya Janda di Surabaya
Edward Tanur Benarkan Pelaku Penganiayaan DSA Adalah Anaknya, Siap Kawal Kasus Sesuai Hukum
Fraksi PKB DPR RI membenarkan bahwa terduga kasus penganiayaan janda di Surabaya merupakan anak dari anggota DPR RI, Edward Tanur
"Voice note (pesan suara) korban saat dilakukan penganiayaan si RT ini kami ada," kata Dimas Yemahura Alfarauq kepada awak media di Gedung Graha Pena Surabaya, Kamis (5/10/2023).
Dia menjelaskan, pesan tersebut berisi suara korban yang masih tidak mengetahui alasan menerima penganiayaan.
"Memang tidak kami share dan tunjukan, sebelum proses hukum dijalani serius," jelasnya.
Selain itu, lanjut Dimas Yemahura, korban juga sempat menghubungi anggota keluarganya beberapa hari sebelum meninggal.
Andini mengaku tengah mengalami sakit di beberapa bagian tubuhnya.
"Korban sempat menghubungi keluarganya, tapi dengan alasan yang bersangkutan sakit. Dan keluarganya tahu anaknya memar," ujarnya.
Korban diduga juga sempat mengunggah sebuah video di akun TikTok, pada Selasa (3/10/2023).
Dalam unggahan, korban tampak berbicara ke arah kamera. "Cewe nya mati matian jaga hati buat cwo nya, eh cwo nya mati matian buat matiin cewe nya," tulis wanita itu dalam unggahanya.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memperkuat bukti agar bisadilanjutkan ke tahapan penyidikan. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Fraksi PKB DPR RI: Edward Tanur Benarkan Anaknya Aniaya Dini Sera Afrianti Hingga Tewas
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.