Berita Bali

Bandara Ngurah Rai Bali Siapkan 16 Parking Stand Untuk Kepala Negara Delegasi KTT AIS Forum 2023

KTT AIS 2023 di Bali, berbagai fasilitas dipastikan berada dalam kondisi terbaik

Istimewa
Bandara Ngurah Rai Bali Siapkan 16 Parking Stand Untuk Kepala Negara Delegasi KTT AIS Forum 2023 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Bandara I Gusti Ngurah Rai siap memberikan dukungan terbaiknya dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic Island States (KTT AIS) Forum, yang akan digelar di Pulau Bali dan memastikan kegiatan operasional tetap berjalan secara normal.

Untuk itu, berbagai fasilitas dipastikan berada dalam kondisi terbaik, serta penyesuaian layanan dilakukan guna kelancaran terselenggaranya KTT AIS.

Hal ini disampaikan oleh General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan.

“Kami siap memberikan pelayanan prima serta dukungan terbaik pada setiap acara kenegaraan, termasuk KTT AIS yang rencananya akan dihadiri oleh 51 negara pulau dan kepulauan yang akan digelar di Bali pada tanggal 10 hingga 11 Oktober mendatang,” kata Handy pada Jumat 6 Oktober 2023.

Baca juga: Begini Kesiapan Kawasan The Nusa Dua yang Menjadi Lokasi Penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023

Seluruh fasilitas bandara kami pastikan berada dalam kondisi prima dan siap untuk melayani para tamu kenegaraan dan delegasi yang akan mulai datang sejak tanggal 8 Oktober.

“Kemudian dari segi operasional bandara kami juga lakukan koordinasi secara intens dengan Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV dan Perum LPPNPI (AirNav) Cabang Ngurah Rai untuk pengaturan jadwal penerbangan agar waktu kedatangan dan keberangkatan penerbangan delegasi tidak memberikan kendala pada jadwal penerbangan reguler,” imbuh Handy.

Salah satu bentuk persiapan fasilitas bandara adalah pengaturan tempat parkir pesawat atau Parking Stand sebanyak 16 parking stand, dengan pembagian masing-masing 8 parking stand di utara dan selatan yang dialokasikan untuk pesawat yang mengangkut kepala negara atau delegasi peserta KTT AIS Forum.

“Selain itu, aspek keamanan juga sangat menjadi perhatian sehingga kami bersama stakeholder terkait melakukan pengetatan keamanan dan penjagaan di area bandara,” ucap Handy.

Sebanyak 961 personil Airport Security kami kerahkan untuk melakukan penjagaan bandara selama KTT AIS berlangsung.

Tentunya juga dengan dukungan penuh dari Polres Kawasan Bandara, TNI AU, Polda Bali, Paspampres, serta Bendesa Adat dalam hal pengamanan bandara.

“Untuk memastikan operasional bandara tetap berjalan secara normal, kami juga akan lakukan pengaturan alur kedatangan dan keberangkatan tamu kenegaraan dan delegasi di Gedung VVIP, Gedung VIP, serta terminal domestik maupun internasional,” tambah Handy.

Saat ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani rata-rata 63-65 ribu penumpang domestik dan internasional dan 390 pergerakan pesawat setiap harinya.

Untuk itu dibutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder di lingkungan bandara dan juga peran serta masyarakat dalam memastikan kelancaran operasional bandara dalam rangka mendukung KTT AIS.

“Demi kenyamanan bersama, kami imbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Bali menjelang KTT AIS untuk dapat tiba di bandara 2-3 jam sebelum waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan lalu lintas sekitar bandara,” ungkap Handy.

Senada dengan Handy, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Agustinus Budi Hartono menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan KTT AIS di Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved