Berita Bali
Gedung Kewirausahaan Poltekpar Bali Akan Perkuat Keberadaan SDM Parekraf
Gedung Kewirausahaan Poltekpar Bali Akan Perkuat Keberadaan SDM Parekraf
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri acara Topping Off Gedung Kewirausahaan Poltekpar Bali, Selasa (10/10/2023) kemarin.
Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan keberadaan gedung beserta fasilitasnya akan memperkuat kesiapan lulusan Poltekpar Bali sebagai sumber daya manusia (SDM) pariwisata andal, juga wirausaha yang dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja.
"Gedung kewirausahaan atau business centre ini akan memperkuat keberadaan SDM (sumber daya manusia) pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Menparekraf Sandiaga.
Lebih lanjut Sandiaga mengatakan fasilitas baru Poltekpar Bali ini akan menjadi ruang kreatif bagi mahasiswa dalam melakukan pertukaran gagasan, ide, serta penciptaan peluang terutama dari segi kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja.
Menparekraf Sandiaga Uno kemudian mendorong agar gagasan-gagasan yang dihadirkan para mahasiswa nantinya dapat mengarah pada penciptaan peluang-peluang di sektor ekonomi hijau, atau dengan kata lain sesuai dengan visi dan misi pariwisata Indonesia yakni pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan begitu Poltekpar Bali dikatakan Sandiaga akan terus mampu untuk meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi pariwisata kelas dunia.
"Kita ingin episentrum pariwisata hijau ada di Poltekpar Bali dan harapannya kalau dunia berbicara mengenai investasi di green economy, mereka akan ingat Poltekpar Bali pusatnya," ujar Sandiaga.
Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja menjelaskan Gedung Kewirausahaan dan pelayanan terpadu ini akan menjadi ruang tumbuhnya inovasi mahasiswa dalam menciptakan peluang usaha.
Tempat ini akan menjadi medium yang ideal dalam menjalin hubungan bisnis dengan mitra potensial.
Baca juga: Komisi III DPRD Denpasar Disorot Tak Pernah Turun Pantau Proyek Pembangunan
"Termasuk juga dalam mengikuti perkembangan industri dan perkembangan pasar," ujar Putu Puja.
Ia mengatakan, pelayanan terintegrasi yang diberikan tidak hanya bagi mahasiswa, tapi juga pegawai dan dosen juga akan didorong untuk memanfaatkan data bersama.
"Sehingga ke depan terjadi penyederhanaan dalam pengelolaan data dan informasi maupun birokrasi pelayanan yang mengunggulkan efisiensi waktu serta kemudahan mendapatkan produk layanan administrasi," imbuhnya.
Menparekraf Sandiaga pada momen tersebut juga berkesempatan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa/mahasiswi Poltekpar Bali.
Mengangkat tema "Tourism and Green Investment", ia mengajak para mahasiswa untuk menanamkan prinsip pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
"Ke depan seluruh investasi dan aliran dana pada sektor pariwisata akan beralih pada ekonomi hijau," ucap Menparekraf Sandiaga.
Ia mengatakan, pariwisata hijau akan memperkuat potensi pariwisata Indonesia yang kaya sumber daya alam juga budaya.
"Pelayanan atau hospitality, keramahtamahan SDM pariwisata kita juga sangat menonjol. Dengan pariwisata hijau, kita akan bisa memberikan pengalaman pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan bagi wisatawan," demikian kata Menparekraf Sandiaga Uno.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.