TPA Suwung Kebakaran
Helikopter Water Bombing Bolak-balik, Bantu Padamkan Api di TPA Suwung Denpasar, 13 Warga Dievakuasi
Kebakaran hebat yang menimpa TPA Suwung Denpasar memerlukan penanganan ekstra. Karena itu Basarnas mendatangkan helikopter “water bombing”
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pantauan kemarin malam, asap tebal menyelimuti sekitar TPA sampai jalan Bypass Ngurah Rai ke arah tenggara. Data dari BMKG kemarin malam tercatat kecepatan angin 30 km/jam dan arah angin dari Tenggara.
“Kami berharap bisa segera tertangani, meskipun ini belum memasuki ranah dari tugas fungsi Basarnas, karena penanganan kebakaran lebih kepada Damkar, BPBD pada lingkup kejadian yang lebih besar, kita pun peralatan pemadam tidak memiliki," ungkapnya.
Namun ia juga menekankan bahwa personel Kantor SAR Denpasar siap jika diperlukan tenaganya. Nyoman Sidakarya juga mengingatkan petugas untuk memperhatikan keselamatan dan terus bersinergi antar instansi dan potensi SAR.
Akibat kebakaran yang melanda hingga 15 hektare, TPA Suwung Denpasar ditutup sementara. Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Ni Made Armadi.
“Untuk sementara TPA kami tutup dulu karena masih ribet dan api menjalar ke mana-mana. Sudah kami imbau untuk yang membuang sampah ke TPA sementara, permaklumannya untuk ditutup sementara,” jelasnya, Jumat (13/10).
Penutupan TPA ini tergantung pada kondisi lapangan. Jika selama seminggu kebakaran sudah selesai, api sudah padam dan sudah pendinginan sudah berjalan dengan bagus serta tidak ada titik api, kemungkinan seminggu TPA Suwung sudah bisa dibuka lagi. Armadi juga mengatakan, dalam sehari TPA Suwung biasanya menampung 1.100 ton sampah.
“Per hari hampir 1.100 ton dan hampir 600 truk sampah per hari dari Denpasar dan Badung. Diperkirakan luas sampah yang sudah terbakar 15 hektare, baru area luasan kita hitung itu pun pakai drone kemarin,” imbuhnya.
Sementara itu ketinggian tumpukan sampah terakhir di TPA Suwung sebelum kebakaran yakni hampir 30 meter di atas permukaan laut. Kebakaran sampah yang ada di TPA seperti seperti api dalam sekam. Maka dari itu ia meminta kepada Pemkot Denpasar agar saat ini mengusahakan dan mengoptimalkan TPSTS untuk membuang sampah sementara ketika kebakaran sedang dipadamkan di TPA Suwung.
Sejumlah titik api di TPA Suwung tampaknya belum dapat dijinakkan. Pantauan Tribun Bali di TKP, Jumat (13/10), kepulan asap pekat masih menyelimuti TPA Suwung. Asap pekat itu muncul dari tumpukan sampah di beberapa lokasi. Bahkan, jarak pandang terbatas lantaran asap yang cukup pekat tersebut.
Sementara itu, sejumlah mobil pemadam kebakaran masih lalu-lalang di seputar TKP. Upaya pemadaman api di TPA Suwung ini setidaknya diatensi oleh unit pemadam kebakaran dari tiga kabupaten, BPBD Kota Denpasar, Kabupaten Badung, BPBD Kabupaten Gianyar.
Selain itu, terpantau pula aparat TNI-Polri tengah bersiaga di seputar TKP guna membantu memadamkan api dan mengatur lalu lintas agar memudahkan mobil pemadam kebakaran menuju titik api. (zae/mah/sar)
(Sidebar)
Warga Diminta Pakai Masker
PEMERINTAH Provinsi Bali melalui BPBD Bali bekerjasama dengan instansi-instansi terkait terus melakukan upaya maksimal untuk menangani kebakaran di TPA Suwung, Denpasar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.