I Made Subandi Meninggal Dunia

Profil dan Sosok Mendiang Maestro Kerawitan I Made Subandi, Dikenal Ceria dan Tak Pelit Ilmu

Berikut ini adalah profil singkat dari Maestro Kerawaitan Bali I Made Subandi yang meninggal dunia pada Senin 17 Oktober 2023 malam.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Istimewa
Maestro Kerawitan Bali I Made Subandi semasa hidup 

Selain sebagai pelawak, Dedy Tompel juga dikenal sebagai penggarap tari yang sudah terkenal di kalangan seniman di Bali.

"Selama ini keluarga kami memang dikenal sebagai keluarga penabuh. Lalu beliau bilang sama saya, kamu ngapain ke karawitan, ambil tari satu. Kakak-kakak mu sudah di kerawitan semua, biar ada satu penggarap tari," ujarnya.

Dedy Tompel mengisahkan, selama hidupnya, Mendiang Subandi merupakan sosok seniman yang tidak pelit ilmu.

"Orang ini orang ceria dan tidak pernah pelit ilmu. Kepada siapapun dia tak pernah pelit. Orientasi hidupnya memang untuk seni. Melahirkan berbagai karya yang luar biasa. Dia merupakan tokoh lintas generasi. Generasi tua dia bisa, muda, dan banyak melahirkan seniman luar biasa dari pola pikir liar untuk membentuk seniman berkreativitas tinggi," ungkap Dedy.

Dedy mengungkapkan, sebelum mendiang meninggal, ia tak sadar bahwa ada banyak firasat yang diterimanya.

Satu diantaranya, Subandi mengirimkan pesan WhatsApp pada dirinya, yang berisikan kata yang mengisyatkan mendiang akan pergi jauh. 

"Kangwang Bli jadi nyama ane joh, singidang metulungan, tapi bli sayang ajak mangku (mohon diterima, sekarang kakak jadi saudara yang jauh, tidak bisa memberikan pertolongan, tapi kakak sayang sama kamu), saya tidak menyangka itu merupakan tanda-tanda kakak saya akan meninggal," ujar Dedy dengan raut wajah sedih.

Meninggal saat Bermain Tensi Meja

Sebelumnya, I Made Subandi diberitakan meninggal secara mendadak pada Senin 16 Oktober 2023 malam.

Belum diketahui secara pasti penyebab kematian mendiang, namun diduga akibat serangan jantung.

Baca juga: KABAR DUKA - Maestro Kerawitan Bali I Made Subandi Meninggal Usai Main Tenis Meja

Sebelum meninggal, mendiang masih beraktivitas seperti biasa. Bahkan sempat bermain tenis meja bersama temannya.

Ia meninggal di usia 57 tahun.

Teman mendiang, I Nyoman Siman menjelaskan, sebelum meninggal ia bersama Subandi bermain tenis meja sekitar pukul 19.00 Wita. Saat bermain, tidak ada hal aneh dari mendiang. Di mana mendiang bermain seperti biasa.

"Malam sekitar jam 7 malam kami main ping pong di rumah saya. Mainnya santai, menikmati permainan. Tidak ada keanehan apapun. Permainan pertama, dia memang 3:0. Lalu dia main lagi, sampai dua kali permainan. Permainan kedua juga sampai selesai. lalu istirahat. Saat istirahat juga kondisinya bagus. Sempat minum, bicara sama teman juga biasa," ujar Siman.

Setelah bermain tenis meja, mendiang Subandi sempat bangun untuk jalan-jalam kecil masih di seputaran tempat bermain. Namun tiba-tiba tubuh Subandi roboh ke lantai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved