TPA Suwung Kebakaran

Dampak Terbakarnya TPA Suwung, Ini Berbagai Upaya Penanganan yang Telah Dilakukan

Kebakaran di TPA Suwung masih berlangsung hingga Rabu (18/10). Mobil pemadam kebakaran pun masih terus melakukan pemadaman. Tak hanya itu, helikopter

|
Istimewa
IGN Jaya Negara, Wali Kota Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM  - Kebakaran di TPA Suwung masih berlangsung hingga Rabu (18/10). Mobil pemadam kebakaran pun masih terus melakukan pemadaman. Tak hanya itu, helikopter juga masih melakukan water bombing dari udara untuk mempercepat pemadaman.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara juga memulangkan pengungsi akibat dari dampak kebakaran TPA Suwung

Mereka dipulangkan ke daerah asalnya per Selasa (17/10).

Pengungsi tersebut adalah pemulung yang mengais rezeki dari TPA Suwung. Semua pengungsi tersebut juga berasal dari luar Bali. “Dari arahan Bapak Pj Gubernur, untuk pengungsi kami pulangkan ke daerah asalnya dan dibantu oleh provinsi mulai hari ini,” katanya.

Sementara itu, setelah TPA Suwung terbakar, Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengintensifkan pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai salah satu upaya bersama dalam penanganan sampah di Bali.

Hal ini disampaikan Pj Gubernur Bali kepada media seusai menghadiri Rapat Paripurna Ke-44 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Rabu (18/10).

Pj Gubernur mengatakan, dalam pengelolaan sampah berbasis sumber perlu adanya perubahan paradigma di tengah masyarakat untuk memilah sampah yang dihasilkan, baik sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga maupun sumber penghasil sampah lainnya serta dibarengi dengan penegakan hukum.

“Kita belajar dari kejadian terbakarnya TPA Suwung. Kita tata kelola kembali pengelolaan sampah kita dengan mengintensifkan pengelolaan sampah berbasis dari sumber. Disamping kita optimalkan juga Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) serta Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST),” imbuhnya.

Baca juga: Kanwil DJP Bali Bukukan Penerimaan Pajak Sebesar Rp9,45 Triliun

Baca juga: Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Dubes Filipina Untuk RI, Gina Alagon Jamoralin

Pemadaman api di TPA Suwung Denpasar masih berlanjut hingga Minggu, 15 Oktober 2023.
Pemadaman api di TPA Suwung Denpasar masih berlanjut hingga Minggu, 15 Oktober 2023. (Tribun Bali/Putu Supartika)

Terkait dengan dampak polusi udara yang terjadi sebagai akibat terbakarnya TPA Suwung, Mahendra Jaya mengatakan, telah dilakukan berbagai penanganan melalui kegiatan kemanusiaan, seperti pembagian masker, vitamin serta menyiagakan puskesmas yang ada, termasuk juga memberi bantuan khususnya bagi masyarakat sekitar yang terdampak.

Terpisah, asap pekat dari kebakaran TPA Mandung Tabanan berdampak pada warga di sekitar lokasi TPA. Salah satunya ialah warga Perumahan BCA Land Kerambitan, Eki Januar (60), asal Karawang, Jawa Barat, yang tinggal di perumahan itu sejak 2019. Eki dan anggota keluarganya harus mengungsi menjauh dari perumahan karena dampak asap.

Eki menjelaskan, kejadian TPA Mandung, Sabtu (14/10) itu memang luar biasa. Karena kepulan asap yang terkena angin membuat nyaris di seluruh perumahan tertutup asap. Gelap gulita.

Karena memiliki bayi, ia dan keluarga memilih mengungsi sementara waktu. Selama dua atau tiga hari sejak kebakaran.

“Ya jadi mengungsi. Soalnya gelap gulita. Nggak kelihatan apa pun. Dari rumah ini sampai bak sampah sana (berjarak sekitar 100 meter). Dan kan ada bayi ini juga. Tapi sekarang sudah agak mendingan asapnya,” ucapnya, Rabu (18/10).

Eki mengaku, sejak 2019 tinggal di bawah atau bersebelahan dengan TPA Mandung. Hanya berbatas sebuah pagar besi. Dan dirinya mengetahui betul aktivitas TPA Mandung sejak 2019.

Menurutnya, pada 2019 atau 2020 juga terjadi kebakaran. “Tapi nggak separah sekarang. Dulu sampahnya juga masih sedikit, belum setinggi seperti saat ini. Sekarang sudah semakin tinggi. Dulu tidak sampai mengungsi,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved