Berita Karangasem

BPBD Karangasem Distribusikan Air 59 Ribu Liter ke Daerah Krisis Air

BPBD Karangasem telah distribusikan air sebanyak 59 ribu liter. Terhitung dari 25 Agustus - 19 Oktober 2023.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
ISTIMEWA
BPBD Karangasem mendistribusikan air bersih ke Br. Ijo Gading, Desa Seraya Tengah, Kamis (19/10/2023) siang hari. 

TRIBUN-BALI.COM  - BPBD Karangasem telah distribusikan air sebanyak 59 ribu liter. Terhitung dari 25 Agustus - 19 Oktober 2023.

Pendistribusiannya dilakukan ke daerah yang kesulitan air. Seperti Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Ban, Kecamatan Kubu. Dan Datah, Kec. Abang.

Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, merinci pendistribusian air bersih selama hampir 2 bulan.

Di Ban, Kecamatan Kubu BPBD mendistribusikan air 24 ribu liter. Rinciannya yakni di Banjar Bonyoh 15 ribu liter, Banjar Belong 4 ribu liter bersama Dinas Sosial, dan Br. Cucut sebanyak 5 ribu liter.

Baca juga: Bencana Kebakaran Tak Kunjung Usai, Pemprov Bali Tetapkan Status Siaga Darurat 14 Hari Kedepan

Baca juga: Jaya Negara: Sayembara Tiket ke Singapura Bagi yang Bisa Turunkan Hujan di TPA Suwung Cuma Jokes

BPBD Karangasem mendistribusikan air bersih ke Br. Ijo Gading, Desa Seraya Tengah, Kamis (19/10/2023) siang hari.
BPBD Karangasem mendistribusikan air bersih ke Br. Ijo Gading, Desa Seraya Tengah, Kamis (19/10/2023) siang hari. (ISTIMEWA)

Sedangkan di Kec. Karangasem, air yang didistribusikan sekitar 31 ribu liter. Rinciannya adalah Seraya Timur 26 ribu liter, dan Seraya Tengah 5 ribu liter.

Seperti di Banjar Tinjalas, Bukit Catu,Tanah Barak, serta Gili Selang."Tadi pagi petugas mendistribusikan air ke Br. Ijo Gading,"kata IB Arimbawa, Kamis (19/10).

"Untuk Kecamatan Abang petugas mendistribusikan air bersih ke Banjar Tindih, Desa Datah 4 ribu liter. Air yang didistribusikan cukup untuk memenuhi kebutuhan ratusan KK di Karangasem. Dan di tampung di cubang umum," tambah Arimbawa, sapaannya.

Pendistribusian air bersih sesuai permintaan dari daerah bersangkutan. Mengingat beberapa warga di Kecamatan Kubu, Abang, dan Karangasem mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan tiap harinya.

Seperti masak, minum, mandi, hingga memberikn ternak. Dampak kemarau panjang yang diprediksi lama. Seperti di Desa Seraya Timur, warga sudah kesulitan air bersih.

Warga yang kesulitan air tersebar di Tanah Barak, Bukit Catu, Tiinjalas, Gili Selang, serta Tukad Buah. Dari 2.452 Kepala Keluarga di Seraya Timur, masyarakat yang krisis air bersih diperkirakan capai 800 - 850 KK. Kebanyakan tinggal di daerah atas.

"Kekeringan di Seraya Timur semakin parah. Masyarakat makin sulit untuk mendapatkan air bersih setiap harinya. Terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap hari. Seperti makan minum, & kebutuhan yang lainnya," kata Perbekel Desa Seraya Timur, I Made Pertu.

IB Ketut Arimbawa menambahkan, pendistribusian air terus dilakukan ke daerah yang kering dan sulit mendapat air.

Diantaranya ke Seraya Timur, dan beberapa daerah di Kecamatan Kubu. Sesuai perkiraan BMKG, beberapa desa di Kec. Kubu dan Karangasem berpotensi alami kekeringan ekstrem panjang.

Sebelumnya, Polsek Kubu mengelar kegiatan serupa di Tianyar Barat, Kec. Kubu. Air didistribusikan ke Br. Munti Gunung Tengah dan Munti Gunung Induk.

Jumlah air sebanyak 10 ribu. Masing - masing Banjar dapat 5 ribu liter. Selain itu, PMI Karangasem juga mendistribusikan air bersih ke Seraya Timur ribuan liter.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved