Berita Klungkung
Supadmi Gembira Dapat Rumah Gratis, Mensos Resmikan Bantuan Rumah Deret di Klungkung
Kost Bertahun-tahun, Supadmi Gembira Dapat Rumah Gratis, Mensos Resmikan Bantuan Rumah Deret di Klungkung
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Senyum sumbringan teraut dari wajah Ni Kadek Supadmi (27), warga asal Banjar Timrah, Desa Paksebali, Klungkung, Senin (23/10/2023).
Setelah 2 tahun harus tinggal di rumah kost, Kadek Supadmi akhirnya diberikan kesempatan menempati rumah deret gratis yang dibangun oleh pemerintah.
Penantian Ni Kadek Supadmi akhirnya tiba. Rumah deret bagi warga miskin yang dibangun di Desa Sulang akhirnya diresmikan, Senin (23/10/2023).
Dengan peresmian itu, Ni Kadek Supadmi dan 36 KK lainnya sudah bisa berkemas untuk menempati rumah tersebut.
"Sudah diundi, saya menempati rumag nomor 25. Senang sekali rasanya, bisa diberikan bantuan rumah seperti ini. Saya sangat bersykur," ungkap Supadmi yang sehari-hari bekerja sebagai pemerja Laundry tersebut.
Tidak pernah terbayang baginya, bisa tinggal dengan layak di rumah type 36 secara cuma-cuma.
Terlebih selama ini sang suami, Ketut Astawan yang merupakan pekerja pembuat tempe yang penghasilannya hanya cukup untuk makan.
Dengan mendapat bantuan menempati rumah deret, tentu akan membuat Supadmi dan suaminya tidak lagi memikirkan pembayaran kamar kost setiap bulannya.
Keduanya bisa fokus berusaha, untuk menata kehidupan yang lebih baik kedepannya.
"Kami sebelum menempati rumah deret ini sudah dibekali ketrampilan kerajinan. Nanti rencana juga ada pemerdayaannya," ungkap Supadmi.
Baca juga: Kecewa pada Yosef di Kasus Subang, Lilis Sulastri Juga Curiga Sebelum Pembunuhan Itu Terjadi
Bantuan rumah deret tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra.
Tri Rismaharini mengatakan, nantinya warga miskin tidak hanya menempati rumah layak huni. Namun juga akan diberikan bantuan pemerdayaan, yang bisa memberikan pemasukan bagi warga miskin tersebut setiap harinya.
"Jadi konsep bantuan rumah deret ini tidak hanya meberikan warga miskin rumah yang layak huni. Tapi juga pemerdayaan yang bisa mendatangkan penghasilan ke mereka," ungkap Tri Rismaharini.
Mantan Walikota Surabaya itu lalu sempat berdiskusi dengan penerima rumah deret. Ia menawarkan berbagai konsep pemerdayaan untuk warga tersebut, mulai dari berdagang canang, beternak babi, hingga beternak ayam petelur.
"Jadi dengan pemerdayaan ini, warga yang tinggal di rumah deret ini bisa memiliki ketrampilan untuk usaha," ungkap Tri Rismaharini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.