Pemilu 2024

Langkah Partai Kebangkitan Nusantara di Pilpres 2024, Gede Pasek Suardika Ungkap Ada Dua Opsi

Langkah Partai Kebangkitan Nusantara di Pilpres 2024, Gede Pasek Suardika Ungkap Ada Dua Opsi

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Ketua Majelis Agung PKN, Gede Pasek Suardika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) nampaknya tak mau terburu-buru dalam menentukan arah dukungannya di Pilpres 2024 mendatang.

Ketua Majelis Agung PKN Gede Pasek Suardika mengatakan, pihaknya memiliki dua opsi sebagai langkah PKN dalam menyongsong Pilpres tahun depan.

Opsi tersebut dikatakan muncul usai Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN menggelar rapat bersama dengan Pimpinan Daerah (Pimda) se-Indonesia dan organisasi sayap PKN beberapa waktu lalu.

“Paling tidak yang berkembang dalam rapat mengerucut kepada dua opsi yang akan dimatangkan,” ungkap Pasek Suardika saat dihubungi Tribun Bali, Kamis 26 Oktober 2023.

Opsi pertama, yakni Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN diberikan kewenangan oleh Pimpinan Daerah (Pimda) untuk menentukan dukungan dari tiga poros Capres dan Cawapres yang sudah terbentuk.

Penentuan dukungan itu, kata Pasek Suardika, disesuaikan dengan visi, misi, dan hal yang diperjuangkan oleh PKN.

“Opsi Pertama Pimnas diberikan kewenangan memilih di antara tiga pasangan Capres dan Cawapres yang telah mendaftar resmi ke KPU berdasarkan yang paling dekat dengan visi misi program dan perjuangan politik PKN,” bebernya.

Sementara opsi kedua, dikatakan PKN akan fokus pada Pileg 2024 pada Pilpres putaran pertama dan baru mendukung salah satu poros pada putaran kedua.

“Opsi kedua, Pimnas bisa mengambil posisi fokus pada Pileg di putaran Pertama Pilpres dan kemudian masuk sebagai pendukung di Pilpres putaran kedua,” imbuh Pasek Suardika.

Pasalnya, dua opsi atau opsi alternatif lainnya akan dibahas lebih lanjut olehnya melalui Rapat Majelis Agung.

Rapat itu digelar usai PKN merayakan hari jadinya yang kedua pada 28 Oktober 2023 mendatang.

Baca juga: Undian Tali Asih Bank Daerah Bangli, Bupati Sedana Arta Harapkan Masyarakat Melek Financial

Baca juga: Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan, PJ Gubernur Bali: Jangan Buang Sampah ke Selokan & Sungai


“Setelah acara HUT baru kita cari waktu yang tepat. Kita fokus rayakan ulang tahun partai dulu yang kedua,” terangnya.

Di akhir, Pasek Suardika mengaku tak ingin terburu-buru dalam menentukan pilihan. Sebab, PKN sebagai partai baru belum berhak untuk mengusung Capres-Cawapres.

PKN, kata dia, hanya memberikan dukungan kepada salah satu poros. Ditambah lagi kini hanya terlihat sosok figur semata, belum merujuk kepada kontestasi program.

“Sebagai partai baru yang belum diberikan hak mengusung dan hanya mendukung maka PKN tidak mau terlalu terburu buru menentukan pilihan.”

“Apalagi saat ini baru yang terlihat kontestasi figur dan belum, terlihat kontestasi program,” pungkas Ketua Majelis Agung PKN, Gede Pasek Suardika.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved