Hari Pahlawan
I Gusti Ngurah Made Agung, Raja, Pahlawan dan Cendekiawan Hebat pada Masanya
Tanggal 5 November 2015 menjadi hal yang istimewa bagi Raja Denpasar dan pejuang I Gusti Ngurah Made Agung.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Selain sebagai seorang raja dan pejuang, I Gusti Ngurah Made Agung juga merupakan seorang sastrawan.
Ada 7 karya sastra yang telah dihasilkan oleh I Gusti Ngurah Made Agung.
“Dengan adanya 7 karya sastra, itu membuktikan bahwa beliau adalah seorang cendekiawan dengan wawasan luas. Dan pasti beliau seorang pembaca yang tekun dengan koleksi lontar yang banyak,” katanya.
Turah Bima pun menyebutkan jika I Gusti Ngurah Made Agung memiliki kemampuan di atas rata-rata dari penduduk saat itu.
Dalam menjalankan roda pemerintahan, sang raja juga berpedoman pada 16 bratha.
“Asta brata yang jumlahnya delapan dikembangkan lagi oleh beliau menjadi 16 bratha. Sehingga beliau benar-benar pemimpin sejati yang mengayomi rakyat, cerdas, dan berani,” katanya.
Ia pun berharap, agar 16 bratha yang digunakan oleh sang raja bisa diterapkan oleh pemimpin saat ini dalam menjalankan roda pemerintahan. (*)
Artikel lainnya di Hari Pahlawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pangelingsir-Puri-Agung-Denpasar-AA-Ngurah-Wira-Bima-Wikrama.jpg)