Mayat Mahasiswa di Kamar Kos
Mahasiswa Medan Meninggal Dunia di Bali, Polresta Denpasar Akan Minta Keterangan Kekasih & Keluarga
Mahasiswa Medan Meninggal Dunia di Bali, Polresta Denpasar Akan Minta Keterangan Pacar dan Keluarga Aldi Sahilatua Nababan
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Losa Lusiano Araujo mengungkapkan jumlah saksi yang diperiksa terkait kasus kematian ASN bisa saja bertambah.
Diketahui, aparat kepolisian telah memeriksa enam saksi terkait kematian mahasiswa asal Medan yang meninggal dunia di Bali itu.
Enam saksi tersebut, yakni pemilik kos, anak pemilik kos, dua tetangga kos, satu teman korban, dan tukang service kunci.
Saksi selanjutnya yang akan dimintai keterangan oleh polisi disebut berasal dari pihak keluarga korban.
“Bisa lebih dari pada 6. Nanti dari pihak keluarga juga,” ungkap Kompol Losa di Mapolresta Denpasar, Jumat 24 November 2023.
Bahkan, upaya meminta keterangan dari pihak keluarga korban dilakukan dengan menerbangkang empat personel Polresta Denpasar ke Medan, Sumatera Utara.
“Kami upayakan untuk bisa mengambil keterangan. Kebetulan anggota kami masih ada yang di Medan. 4 orang (personel Polresta Denpasar),” imbuhnya.
Disinggung soal pemeriksaan terhadap pacar Aldi, Kompol Losa tak dapat berbicara gamblang.
Namun, pihaknya mengatakan memang berencana untuk memeriksa sejumlah pihak yang dekat dengan korban.
“Kami memang merencakan pemeriksaan saksi-saksi. Nanti Tentunya setelah semua diperiksa, akan kami sampaikan hasilnya,” jelasnya.
Lebih jauh, dari enam saksi yang diperiksa polisi, Kasat Reskrim Polresta Denpasar tak dapat menyampaikan hasil maupun dugaan sementara penyebab kematian ASN.
Hingga kini pihaknya disebut tengah menunggu hasil autopsi jenazah ASN yang dilakukan di RS Bhayangkara Medan.
Usai menerima hasil autopsi dan menggali keterangan para saksi, selanjutnya aparat kepolisian akan menyimpulkannya guna mengetahui penyebab kematian korban.
“Tapi semuanya nanti kami koordinasikan dulu dengan hasil autopsi yang dilakukan oleh RS Bhayangkara Medan. Baru nanti kami bisa simpulkan,” jelasnya.
Diketahui, tubuh ASN ditemukan tergantung dengan posisi bersandar di pintu kamar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.