Mayat Mahasiswa di Kamar Kos
4 Personel Polresta Denpasar Siaga di Medan, Minta Keterangan dari Keluarga ASN
4 Personel Polresta Denpasar Siaga di Medan, Minta Keterangan dari Keluarga ASN
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Personel kepolisian terus mendalami kasus kematian ASN, mahasiswa asal Medan yang meninggal dunia di Bali.
Penyelidikan itu dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi. Pasalnya, aparat kepolisian di Bali telah memeriksa enam saksi terkait kasus kematian ASN.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan menerangkan pihaknya telah memeriksa enam saksi.
Enam saksi tersebut, kata Kabid Humas, yakni pemilik kos, anak pemilik kos, dua tetangga kos, satu teman korban, dan tukang service kunci.
Pemeriksaan saksi itu disebut dilakukan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan.
“Penyidik Sat Reskrim Polresta dan Polsek Kuta Selatan saat ini juga telah melakukan memeriksa terhadap 6 saksi, di antaranya pemilik kamar kos, anak pemilik kos, dua tetangga kos, satu temen korban dan tukang servis kunci,” ungkapnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali, Kamis 23 November 2023 kemarin.
Selanjutnya, aparat kepolisian berencana meminta keterangan dari keluarga korban.
Bahkan, sebanyak empat personel Polresta Denpasar hingga kini dikatakan masih berada di Medan, Sumatera Utara.
Hal itu dilakukan guna mengupayakan keterangan dari keluarga ASN.
Baca juga: Dua Titik Pungutan Retribusi Parkir di Tabanan Hilang
“Kami upayakan untuk bisa mengambil keterangan. Kebetulan anggota kami masih ada yang di medan. 4 orang (personel Polresta Denpasar),” ungkap Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Losa Lusiano Araujo di Mapolresta Denpasar, Jumat 24 November 2023.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.