Berita Badung

Temukan Pengusaha Gunakan ABT, Perumdam Badung Tetap Imbau dan Optimalkan Pemanfaatan Air Permukaan

Masih Temukan Pengusaha Gunakan ABT, Perumdam Badung Tetap Imbau dan Optimalkan Pemanfaatan Air Permukaan

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/ I Komang Agus Aryanta
Dirut PDAM Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa, 24/11/2023 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung atau yang dikenal dengan PDAM akan mengoptimalkan pemanfaatan air permukaan di kalangan pengusaha.

Hal ini pun untuk menjaga alam dalam pemanfaatan air.

Mengingat selama ini dari hasil pemeriksaan beberapa pengusaha khususnya yang bergerak di dunia pariwisata, ternyata masih banyak yang memanfaatkan Air Bawah Tanah (ABT), ketimbang suplai air bersih dari Perumdam setempat.

Maka dari itu, Perumdam pun menghimbau agar pengusaha seperti hotel di Gumi Keris untuk menggunakan air Perumdam.

Apalagi sejauh ini besar kecilnya pendapatan Perumdam, beberapa persennya masuk ke PAD Badung.

Dirut PDAM Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa saat dikonfirmasi Jumat 24 November 2023 tidak menampik jika pihaknya kini mengoptimalkan air permukaan.

Penggunaan ABT masih ditemukan di wilayah Badung, meski jumlahnya telah mengalami penurunan.

"Memang sudah banyak yang mulai melakukan pendaftaran untuk pemanfaatan suplai air dari kami. Meski masih ada beberapa yang belum, namun kami akan terus mengoptimalkan pemanfaatan air permukaan ini," ungkapnya.

Menurutnya, hotel yang berada di kawasan pariwisata Nusa Dua, Kuta Selatan belum sepenuhnya memanfaatkan air bersih dari Perumdam.

Baca juga: Korelasi Ramalan Michael Nostradamus dan Jangka Jayabaya, Lahir Agomo Budi dan  Satriyo Panandito

Namun mereka masih menggunakan ABT yang tentu sangat merusak alam.

"Belum semuanya hotel di Nusa Dua memakai suplai air dari kami, namun jumlah pemakaian sudah meningkat dari sebelumnya," katanya.

Dikatakan, keuntungan dari pemanfaatan akan dikembalikan kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk mendukung pembangunan di daerah.

Jadi 55 persen keuntungan akan disetorkan ke Pemda sebagai PAD.

Untuk menjaga volume air di kawasan selatan, pihaknya juga akan menambah sumur-sumur resapan untuk memenuhi kebutuhan air bersih ke masyarakat, sehingga mengurangi pemanfaatan ABT yang dapat merusak lingkungan.

Apalagi penggunaan ABT berdekatan, sehingga debit air di bawah tanah akan menurun secara langsung.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved