Pemilu 2024
KPU Buleleng Mulai Lipat Surat Suara, Libatkan 400 Masyarakat, Dapat Upah Rp 200 Rupiah Per Surat
KPU Buleleng Mulai Lipat Surat Suara, Libatkan 400 Masyarakat, Dapat Upah Rp 200 Rupiah Per Surat
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng mulai melipat surat suara untuk Pemilu 2024, Senin, 4 Desember 2023.
Proses pelipatan dilakukan di gudang KPU kawasan Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng dengan melibatkan 400 masyarakat yang didominasi kaum ibu-ibu.
Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana mengatakan, untuk saat ini surat suara yang dilipat adalah untuk pemilihan anggota legislatif DPR RI.
Jumlahnya mencapai 625.117 lembar. Di hari pertama pelipatan surat suara ini, Dudhi mengaku belum memasang target berapa surat suara setidaknya yang berhasil terlipat setiap hari.
"Belum ada target. Kegiatan kami biarkan berjalan dulu, setelah beberapa hari baru dievaluasi berapa surat suara yang bisa dilipat. Termasuk nanti untuk menentukan apakah perlu tambahan petugas lipat atau cukup hanya 400 orang, " terangnya.
Dudhi menyebut 400 orang yang dilibatkan untuk melipat surat suara ini adalah masyarakat umum, yang mendaftar di kantor KPU Buleleng.
Dalam perekrutan, Dudhi mengaku tidak ada syarat khusus.
Namun masyarakat yang mendaftar ini sebagian besar sudah berpengalaman melipat surat suara pada Pemilu 2019 lalu.
Mereka diberi upah oleh KPU Buleleng sebesar Rp 200 rupiah per satu surat suara.
Baca juga: Ganjar-Mahfud Usung Program 1 Desa, 1 Faskes, 1 Nakes Mulai dari Sabang-Merauke
Proses pelipatan dilakukan mulai pukul 08.00 wita hingga 17.00 wita.
"Tidak ada syarat khusus, seluruh masyarakat boleh berpatisipasi. Kami melibatkan banyak masyarakat umum karena Pemilu dapat terselenggara dengan baik berkat kerjasama seluruh pihak termasuk masyarakat, " jelasnya.
Sebelum melipat surat suara, ratusan orang itu juga ditugaskan untuk memilah.
Surat suara yang gagal cetak seperti berlubang dan bernoda tidak boleh dilipat dan harus dipisahkan.
"Nanti untuk yang gagal cetak ini akan kami koordinasikan dengan penyedia jasa untuk diganti, " ucapnya.
Selain surat suara Pileg DPR RI, surat suara Pileg DPRD Bali dan DPRD Buleleng juga sudah tersimpan di gudang KPU Buleleng dan akan dilipat secara bertahap.
"Kalau untuk Pemilihan Presiden surat suaranya belum kami terima, karena pencetakannya dilakukan di luar Jawa, " tandasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.