Seputar Bali
Polres Gianyar Terus Gencarkan Sosialisasi Cegah Bullying di Tingkat Sekolah
Perundungan atau bullying sudah menjadi perilaku yang turun-temurun di kalangan remaja
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Perundungan atau bullying sudah menjadi perilaku yang turun-temurun di kalangan remaja.
Tanpa, mereka sadari hal tersebut memiliki efek negatif pada perkembangan mental.
Mengejek fisik, menjadi teman bahan lelucon secara terus menerus, dan menyakiti secara fisik dengan cara berkelompok, itu merupakan bagian dari bullying.
Dalam menghapus tradisi bullying, aparat kepolisian Polres Gianyar, melalui Tim Bimluh terus masuk ke sekolah-sekolah, memberikan pemahaman pada siswa maupun pendidik, terkait dampak bullying.
Baca juga: Dinas Perkim Gianyar Kelabakan, Verifikasi 1.500 Proposal
Terbaru, sosialisasi bullying ini dilakukan di SMPN 3 Hindu Blahbatuh, Rabu 13 Desember 2023.
Kegiatan dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Gianyar, AKP I Wayan Antariksawan.
AKP Antariksawan mengatakan, dalam kegiatan itu, pihaknya mengambil tema "Apa itu bullying dan dampaknya kepada pertumbuhan anak dan cara penanganannya.
Kata dia, bullying selain menyakiti teman, juga dapat menjadi cikal bakal anak-anak nakal yang suka tawuran, sert hal negatif lainnya, seperti menyalahgunakan narkotika.
Baca juga: Hadir dengan Wajah Baru, Atlas Super Club Bali Hadirkan Hiburan Next Level
"Sosialisasi ini diharapkan dapat mengantisipasi keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran, tindak asusila, narkoba serta bolos sekolah,”
“Guru dan wali murid diharapkan lebih mengawasi anak dan mendidik karakter lebih disiplin. Kemudian tidak mudah terprovokasi sebagai generasi milenial," ujar Antariksawan.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama menambahkan, generasi tanpa bullying merupakan cikal bakal dari generasi unggul.
Marena itu, pihak pun gencar menggelar sosialisasi terkait hal ini.
"Untuk mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju sebagai generasi penerus bangsa, para siswa wajib mengisi aktivitasnya dengan hal-hal yang positif,”
“Yaitu dengan belajar yang rajin, tertib hukum dan taati aturan sekolah, dan saling bantu sesama teman, saling menghargai," ujarnya.
Baca juga: Selama 12 Hari, 60 Kasus Covid-19 Ditemukan di Bali, Dinkes Bali Amprah 5000 Dosis Vaksin
Kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas dengan pihak Sekolah dan guru ini, diharapkan pihak sekolah bisa memantau, mengawasi, serta menjaga keamanan maupun keselamatan peserta didik saat di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
"Selain itu, juga perlu menjalin kerja sama dengan orang tua atau wali murid. Tujuannya untuk memastikan bahwa putra dan putrinya mengikuti proses pembelajaran dengan baik," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kasat-Binmas-Polres-Gianyar-AKP-I-Wayan-Antariksawan.jpg)