Kasus Covid19
Dinkes Denpasar Bantah Ada 1 Orang Asal Denpasar Terkonfirmasi Covid-19 Meninggal Dunia
Dinas Kesehatan Denpasar membantah ada satu warga Denpasar yang meninggal karena Covid-19, Dari data New All Record, hanya ada 11 orang yang positif
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Kesehatan Denpasar membantah ada satu warga Denpasar yang meninggal karena Covid-19.
Dari data NAR atau New All Record, hanya ada 11 orang yang dinyatakan positif Covid-19.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Candrawati saat dihubungi Kamis, 14 Desember 2023.
"Berdasarkan data NAR, kasus Covid di Denpasar sampai saat ini sebanyak 11 orang, tidak ada kasus meninggal yang terkonfirmasi Covid," katanya.
Baca juga: IDB Bali Laksanakan Pembinaan UMKM, Dana dari Kemdikbudristek Tahun 2023
Saat Tribun Bali memberikan rilis dari Dinas Kesehatan Bali yang menyatakan ada satu kasus meninggal dari Kota Denpasar, ia kembali membantah.
"Tidak ada konfirmasi meninggal karena Covid," tegasnya.
Sementara itu, untuk antisipasi peningkatan Covid 19, Dinas Kesehatan mengeluarkan surat edaran.
Isinya yakni mengimbau masyarakat dan fasilitas kesehatan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus Covid.
Kemudian, penggunaan masker terutama pada masyarakat yang sakit.
"Dan kalau berada di kerumunan masyarakat (pakai masker)," katanya.
Sementara untuk vaksin, saat ini hanya tersedia di Dinkes Provinsi sebanyak 300 dosis dan sudah diserahkan ke KKP.
Baca juga: Update Kasus Pembekapan Gadis Remaja di Banjar Umabian, Hasil Curian Digunakan untuk Berjudi
Diberitakan sebelumnya, di Bali tercatat ada sebanyak 60 kasus positif Covid-19 pada Desember 2023 ini.
Kasus positif ini tersebar di 7 Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Jembrana (8 Kasus), Badung (24 kasus), Gianyar (6 kasus), Karangasem (9 kasus), Buleleng (1 kasus), Tabanan (1 kasus) dan Kota Denpasar (11 kasus) dengan kematian sebanyak 1 orang dari Kota Denpasar.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M. Kes mengatakan, situasi COVID-19 di Indonesia juga menunjukkan adanya peningkatan tren kasus sejak minggu ke-41 (8-14 Oktober 2023).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.