Berita Bali

Promo Free Pasang SPKLU, Jadi Bisnis Potensial Masa Depan di Bali dan Dunia

Wacana go green di dunia, bukan lagi sekadar isapan jempol, khususnya pada bidang kendaraan yang beralih dari bahan bakar minyak ke listrik.

Istimewa
Ilustrasi pengisian listrik di SPKLU Lippo Mall Kuta Badung Bali. 

TRIBUN-BALI.COM - Wacana go green di dunia, bukan lagi sekadar isapan jempol, khususnya pada bidang kendaraan yang beralih dari bahan bakar minyak ke listrik.

Hal ini mengingat kendaraan listrik kian masif di pasaran. Apalagi dengan semakin menurunnya hasil minyak bumi dari fosil.

Pemerintah Indonesia pun kian menggencarkan kendaraan listrik, baik mobil, motor, hingga sepeda listrik.

Baca juga: Anies Baswedan: Kenapa Harus Dikasih Insentif?, Peluang Cabut Kebijakan Insentif Kendaraan Listrik

Hal ini yang membuat Jevi Stroom yakin untuk terus ekspansi. Jika sebelumnya, Satuan Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sudah dibuka di parkir Plaza Renon Denpasar. Kini Jevi Stroom kembali membuka SPKLU di Lippo Mall Kuta, Badung, Bali.

Yoki Unggara, Perwakilan Jevi Stroom, menjelaskan bahwa ekspansi ini akan terus dilakukan.

Bahkan pihaknya memberikan diskon dan promosi yang menarik untuk akhir tahun 2023 ini.

Baca juga: Demokrat Klungkung Bagi-Bagi Motor Listrik, Target Tiap Kecamatan Raih Satu Kursi Dewan

“Biaya charging di Lippo Mall Kuta ini Rp 50 ribu per jam, sekarang promo jadi per 2 jam saja Rp 50 ribu dan ada promo lainnya,” sebut Yoki dalam siaran persnya.

Bahkan promo fantastis adalah, free pemasangan yang jika dirupiahkan biayanya cukup tinggi hingga ratusan juta rupiah.

“Untuk promo lebih lengkap bisa ke Jevi Stroom langsung,” sebutnya. Untuk ekspansi tahun 2024, harapannya bisa 35-100 titik. Untuk itu, promo dan kesempatan ini sangat potensial bagi pemilik cafe, mall, dan restoran, bahkan hotel yang ada di Bali untuk bisnis SPKLU.

Apalagi ke depan kendaraan berbasis listrik akan kian digencarkan di dunia, dan di Indonesia. Harapannya di semua tempat di Bali bisa ekspansi, bahkan hingga ke pelosok bisa dipasang SPKLU.

Baca juga: 210 Motor Listrik Diberikan Pekaseh dan Kelian Subak Abian di Badung, Perayaan HUT Ke-14 Mangupura

"Sementara yang di Plaza Renon yang pertama di Bali," sebutnya. Pertimbangan pemilihan lokasi, kata dia, melihat letak yang strategis, ditambah dengan kerjasama antar dua pihak. "Akses memadai untuk dipasangi SPKLU ini," sebutnya.

Super hub juga direncanakan akan dibangun pada tahun 2024. Dengan estimasi 10-30 SPKLU. "Untuk lokasi kami sedang urus izinnya," imbuhnya. Bidikan lokasi di luar, layaknya seperti lokasi SPBU yang strategis.

Target 2024, imbuh dia, bisa memasang di 100 lokasi di Pulau Dewata. Selain Bali, pihaknya sedang proses juga di Jakarta dan disusul wilayah besar lainnya seperti Bandung dan Surabaya. " Di Jakarta ada 158 lokasi dan sekarang sedang berjalan," katanya.

Model kerjasama, jelas dia, adalah seperti sewa lawan kemudian diakusisi khususnya untuk super hub. Dengan kontrak 5-10 tahun. Kalau ada yang mau kerjasama dan jadi milik pribadi juga bisa, dengan Jevi Stroom hanya branding merek saja.

Walaupun swasta, ia optimistis bisa bersaing di pasar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved