Berita Nasional

Satgas Sikat Sindikat BP2MI Rumuskan Strategi Berantas Penempatan Ilegal & TPPO, Angka Kasus Darurat

BP2MI menggelar Rapat Kerja Terbatas (Ratas) Satgas Sikat Sindikat, Satgas BP2MI telah menyelamatkan 10.760 korban perdagangan orang

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat memberikan keterangan pers usai membuka Ratas di Teh Stones Legian, Bali, pada Kamis 21 Desember 2023 malam - Satgas Sikat Sindikat BP2MI Rumuskan Strategi Berantas Penempatan Ilegal & TPPO, Angka Kasus Darurat 

"Mereka adalah para sindikat dan mafia penempatan ilegal yang kadang dibekengi oknum-oknum yang memiliki atributif-atributif kekuasaan," imbuh Benny.

Untuk memberantas sindikat ini, kata dia, membutuhkan kerjasama berbagai pihak dengan penanganan yang luar biasa, pendekatan yang bersifat multidoors, pengenaan TPPO juga Tindak Pidana Korporasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Harus dicari otak pelaku (mastermind) agar menimbulkan efek jera. Ini adalah kejahatan yang dilakukan secara sistematis, terorganisir, dan melibatkan banyak pihak," tegasnya.

Lanjutnya, memperjualbelikan anak-anak bangsa dalam perdagangan manusia atas nama Pekerja Migran, sudah berlangsung sangat lama.

Pesta pora para sindikat dan mafia mengambil keuntungan besar dari bisnis kotor ini, seolah tidak bisa disentuh hukum negara dan berbagai bentuk eksploitasi.

"Kekerasan fisik, kekerasan secara seksual, gaji yang tidak dibayar semestinya, pemutusan hubungan kerja secara sepihak dan pelarungan/pembuangan ke tengah laut, mayat para pelaut kita korban kekerasan di atas kapal, akan menambah daftar panjang nasib Pekerja Migran Indonesia- anak-anak bangsa kita," bebernya.

BP2MI berikhtiar untuk memperbaiki tata kelola penempatan PMI, sebagaimana perintah Presiden dalam Ratas 30 Mei, 2 Agustus dan 3 Agustus 2023.

"Pendidikan dan pelatihan terus kita tingkatkan untuk melahirkan pekerja yang terampil dan profesional. Memiliki keahlian dan keterampilan sesuai sektor pekerjaan yang menjadi pilihan, memiliki kemampuan berbahasa asing yang kuat. Fokus pada penempatan sektor formal yang memiliki skill," ujarnya.

Benny mengatakan, Ratas diselenggarakan untuk membahas rencana aksi satgas dalam upaya pencegahan dan pemberantasan sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia khususnya pada tahun 2024.

"Ratas terbatas satgas pencegahan dan pemberantasan sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia akan melahirkan rumusan untuk tahun depan. Ini dilakukan sangat serius dan tidak main-main," ujar kepala Kepala BP2MI

Benny mengaku ini memang tugas berat, terutama di dalam rumah sendiri dan dimulai dengan mindset yang harus diubah.

"Ketika banyak pejabat kita yang bekerja pada orientasi dan rutinitas penyerapan anggaran. Maklum ini doktrin masa lalu, makanya saya selalu katakan ayo bekerja dengan berlari," jelasnya.

Benny menyatakan atas kesadaran moral dan tanggung jawab, pekerjaan ini adalah panggilan merah putih.

Tentunya Ini hal yang membanggakan, namun ada pula hal yang menyedihkan karena minimnya anggaran.

"Tapi kita komitmen untuk memberantas penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia. Sikat sampai tuntas, kita memiliki Undang-Undang TPPO. Kita tidak boleh membiarkan. Sehingga negara jangan kalah dengan para sindikat," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved