Berita Jembrana
9 Unit Kendaraan Aksi Balap Liar Diamankan Polisi di Jembrana, Masyarakat Diharapkan Jadi Pengawas
kawasan pesisir Pantai Baluk Rening dan Pantai Pebuahan ini kerap dilakukan balap liar oleh sejumlah anak muda
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Aksi balap liar alias trek-trekan yang dilakukan anak muda di pesisir Pantai Baluk Rening dan Pantai Pebuahan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali dibubarkan polisi, Minggu 31 Desember 2023 kemarin.
Selain dibubarkan, sembilan unit motor serta delapan orang pelaku berhasil diamankan.
Bahkan salah satu usia pelaku tergolong masih anak yakni 12 tahun.
Kini seluruh sepeda motor telah diamankan di Polsek Negara.
Baca juga: Tiga Pelajar Diamankan Polisi, Gelar Aksi Balap Liar di Pinggir Pantai Yeh Kuning Jembrana Bali
Menurut informasi yang diperoleh, pengungkapan aksi trek-trekan tersebut berdasarkan informasi masyarakat.
Bahwa di kawasan pesisir Pantai Baluk Rening dan Pantai Pebuahan ini kerap dilakukan balap liar oleh sejumlah anak muda yang menggunakan sebagian besar sepeda motor racing atau modifikasi.
Sehingga, untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, tim gabungan dari Polsek Negara langsung menuju lokasi dan langsung membubarkan aksi balap liar serta berhasil mengamankan pelaku serta sepeda motornya.
Sedikitnya ada sembilan unit sepeda motor berbagai jenis yang berhasil diamankan.
Mulai dari sepeda motor matik hingga sepeda motor manual.
Sebagian besar, motor tersebut sudah dalam kondisi modifikasi.
Sementara, delapan orang pelaku berasal dari berbagai daerah di wilayah Kecamatan Negara hingga Melaya.
Usianya mulai 12-28 tahun, rinciannya empat pelajar dan empat orang pekerja atau karyawan.
"Seluruh anak-anak yang terlibat kita berikan pembinaan serta memanggil orang tuannya. Kita juga beri ultimatum jika melakukan lagi akan diberikan tindakan tegas," tegas Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa saat dikonfirmasi, Senin 1 Januari 2024.
Dia menceritakan, razia aksi balap liar yang terjadi di pesisir pantai ini bermula dari keluhan warga sekitar.
Sebab, aksi trek-trekan ini dikhawatirkan memberikan dampak negatif serta membahayakan diri sendiri serta orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/9-Unit-Kendaraan-Aksi-Balap-Liar-Diamankan-Polisi-di-Jembrana.jpg)