Penemuan Mayat di Denpasar
Kronologi Lansia Membusuk di Waturenggong, Minto Terkulai Lemah di Sebelah Istrinya
Minto Terkulai Lemah di Sebelah Istrinya yang Membusuk, Sepasang Lansia di Waturenggong, Sang Nenek Diduga Telah Meninggal Beberapa Hari
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga di seputaran Jalan Waturenggong, Denpasar digegerkan dengan penemuan jenazah pada Rabu, 3 Januari 2024 siang.
Puluhan warga mengerumuni sebuah Ruko yang menjadi tempat penemuan jenazah tersebut.
Ruko yang menjual pakaian berbahan dasar batik itu hanya dihuni oleh sepasang Lansia, Minto (71) dan istrinya, Soemiati (64).
Minto asal Banyuwangi tersebut sudah lama menderita stroke. Sementara Soemiati asal Madiun, Jawa Timur.
Di lokasi telah hadir petugas BPBD Kota Denpasar dan aparat kepolisian guna mengatur arus lalu lintas.
Tetangga korban, Kadek Juna (40) menuturkan, mulanya dia dan kerabatnya mencium bau busuk yang diduga berasal dari Ruko tempat tinggal korban sekitar pukul 10.30 Wita.
Lantaran curiga, dia dan kerabatnya menyambangi Ruko tersebut.
Namun, pihaknya tak dapat membuka Ruko lantaran terkunci.
“Ada tetangga yang meninggal. Nggak tahu sudah berapa hari. Pas didobrak sudah meninggal. Didobrak karena bau,” ungkap Kadek Juna kepada Tribun Bali.
Baca juga: BREAKING NEWS! Jenazah Lansia di Ditemukan Membusuk di Denpasar, Nihil Kekerasan
Saat ditemukan, kondisi Minto telah terkulai lemas namun dalam kondisi masih hidup.
Sementara Soemiati telah kaku. Mereka ditemukan dalam posisi bersebelahan.
Informasi dari warga sekitar, kerabat dari sepasang Lansia tersebut hampir sebagian besar berada di Jawa.
Kadek Juna kemudian melaporkannya kepada lurah setempat.
“Kakeknya sudah lemas. Tapi masih hidup. Kakek dan nenek bersebelahan. Nenek sudah kaku, sudah bau,” tuturnya.
Ia menambahkan, Ruko tersebut telah beberapa hari tak beroperasi, sejak Sabtu, 30 Desember 2023 lalu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.