Aksi Begal di Ubud
3 Identitas Pelaku Pembegalan Sopir Tranportasi Online di Sayan Ubud, 2 Orang Di Bawah Umur
Berikut ini adalah identitas pelaku percobaan pembegalan terhadap sopir transportasi online di Sayan Ubud.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Berikut ini adalah identitas pelaku percobaan pembegalan terhadap sopir transportasi online di Sayan Ubud.
Para pelaku terduga kasus pembegalan di Jalan Raya Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali telah dilimpahkan penanganannya ke Mapolres Gianyar, Kamis 4 Januari 2024.
Pelaku berjumlah tiga orang, di mana dua orang berstatus masih di bawah umur.
Berdasarkan data dihimpun di Mapolsek Ubud, para pelaku yakni Wisnu Agung Pradana, berusia 24 tahun asal Desa Antiroga, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dalam kartu identitasnya, ia berstatus sebagai wiraswasta .
Pelaku kedua, MA berusia 17 tahun asal Desa Arjasa, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Jember.
Baca juga: Aksi Begal di Ubud: Sopir Online asal Songan Dicekik dan Ditodong Pisau oleh Penumpang di Sayan
Selama di Bali, ia bekerja sebagai buruh proyek di Banjar Tunon, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Pelaku terakhir, AD usia 15 tahun, asal Desa Rabe, Kecamatan Rawa Indah, Kabupaten Jember Jatim.
Selama di Bali, ia juga bekerja sebagai buruh proyek di Banjar Tunon, Desa Singakerta.
Sementara, korbannya ialah I Komang A Suryaningrat, berusia 24 tahun asal Banjar Batu Meyeh, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Kanit Reskrim Polsek Ubud, Iptu Nyoman Agus Putra Ardiana membenarkan hal tersebut.
Kata dia, saat ini para pelaku telah dilimpahkan penangannnya ke Mapolres Gianyar.
"Ketiga pelaku saat ini ditangani polres," ujarnya seizin Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder.
Kronologi Menurut Saksi
Berdasarkan keterangan yang Tribun-Bali.com himpun dari TKP pada Rabu 3 Januari 2024 malam, kejadian ini bermula saat ketiga orang pelaku memesan transportasi secara online, dan diterima oleh korban.
Korban yang diketahui namanya I Komang A Suryaningrat (24) tersebut lantas menjemput ketiganya di depan Pasar Sayan menggunakan mobil Avanza warna putih.
Beberapa meter perjalanan, leher korban langsung dicekik, dipukul dan diancam menggunakan senjata tajam oleh ketiga penumpangnya.
Baca juga: Aksi Begal di Ubud: Sopir Online asal Songan Dicekik dan Ditodong Pisau oleh Penumpang di Sayan
Mendapat perlakuan demikian, korban lantas banting stir ke kiri lalu meloncat dari dalam mobil.
Saat itu, mobil Avanza DK 1655 KU tersebut lantas melindas besi sehingga semua bannya pecah, dan mobil berhenti setelah menabrak plang warung babi guling seken.
Setelah itu, korban berteriak meminta pertolongan.
Mendengar hal itu, warga yang sedang ramai di Pasar Sayan langsung berbondong-bondong ke TKP, banyak dari mereka yang datang membawa batang kayu besar.
Saat itu, ketiga korban mengunci dirinya di dalam mobil, hingga aparat kepolisian datang, pelaku pun berhasil diamankan.
Lantas,massa yang emosi, memberikan pelajaran pada para korban. Namun beruntung nyawa ketiganya masih selamat.

Pemilik Warung Babi Guling Seken, I Made Dana mengatakan, berdasarkan keterangan korban, ia sempat dicekik, dipukul dan diancam pakai pisau.
"Tujuannya memang mau merampas kendaraan. Saat itu, sopir langsung meloncat dari dalam mobil, sehingga kakinya terkilir dan luka. Sudah dibawa ke klinik untuk diobati," ujar Dana.
Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder saat ditemui di TKP mengatakan, saat tiba di TKP, para terduga pelaku masih berada di dalam mobil.
"Yang bersangkutan sempat mau menghilangkan barang bukti sajam. Saat petugas mengamankan, dia melempar sajam ke gorong-gorong. Untung bisa kami temukan, meskipun dalam kondisi gelap," ujarnya.
Ditanya terkait identitas pelaku dan korban, Kompol Uder belum mengetahui. "Identitas belum saya ketahui, masih diperiksa di Polsek," ujarnya di TKP.
Pj Perbekel Sayan, Mangku Ketut Gede Kusumajaya mengatakan, pasca kejadian ini, pihaknya meminta pada masyarakat di wilayahnya agar selalu waspada, terutama untuk masyarakat yang berprofesi sebagai sopir.
"Kami minta, jika menaikkan penumpang agar di tempat yang ramai, dan selalu waspada pada pihak yang memesan kendaraan, agar tak terjadi kejadian seperti ini lagi," ujarnya saat ditemui di TKP.
(*)
Aksi Begal di Ubud: Sopir Online asal Songan Dicekik dan Ditodong Pisau oleh Penumpang di Sayan |
![]() |
---|
Identitas Terduga Begal di Sayan Ubud Terungkap, 2 Pelaku di Bawah Umur |
![]() |
---|
Tiga Pelaku Aksi Begal dengan Sajam di Desa Sayan Berhasil Diamankan Polisi, Ini Kata Kapolsek Ubud |
![]() |
---|
Begal Babak Belur, Target Ternyata Bripda Deni, Anggota Resmob Ditreskrimum |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.