Seputar Bali
Awali Tahun 2024, Bandara Ngurah Rai Tambah Frekuensi Penerbangan Rute Bali-Makassar
Angkasa Pura I (AP1) pengelola bandara menerima tambahan frekuensi penerbangan dari dan ke Makassar menggunakan maskapai Batik Air
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menutup tahun 2023 dengan catatan positif yakni pelayanan kepada 21,4 juta penumpang, atau meningkat hingga 71 persen dibanding jumlah penumpang tahun sebelumnya.
Kini di awal tahun, Angkasa Pura I (AP1) pengelola bandara menerima tambahan frekuensi penerbangan dari dan ke Makassar menggunakan maskapai Batik Air yang terbang langsung setiap hari.
Maskapai Batik Air tersebut beroperasi mulai 11 Januari 2024 kemarin dengan jadwal rute keberangkatan dari Makassar - Bali Pukul 05.50 WITA, dan kembali dari Bali – Makassar pukul 19.15 WITA.
Kehadiran tambahan frekuensi yang menghubungkan Pulau Bali dan Sulawesi ini diharapkan dapat melengkapi kebutuhan masyarakat dengan beragam pilihan jam keberangkatan dari beberapa perusahaan pengangkut atau maskapai.
Baca juga: Dua Jenazah di Pantai Gunaksa Ternyata Pasangan Suami Istri asal Desa Sampalan Kelod
"Kemarin kami resmi melayani penerbangan langsung dari Makassar menggunakan maskapai Batik Air, tentunya kami menyambut baik atas dibukanya rute ini dan mendukung operasionalnya," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan pada Jumat 12 Januari 2024.
Dari catatan kami, rute Makassar merupakan salah satu rute domestik tersibuk pada bulan Desember 2023, yang berada di peringkat ketiga dengan jumlah penumpang 48.879.
"Di peringkat pertama rute Jakarta dengan 486.080 penumpang serta peringkat kedua rute Surabaya 142.781 penumpang,” ungkap Handy.
Ia menambahkan, beroperasinya Batik Air rute Makassar menambah jumlah maskapai yang sebelumnya telah melayani penerbangan langsung dari dan ke Makassar melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yakni Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air.
Baca juga: BREAKING NEWS : Geger, 2 Mayat Pria dan Wanita di Pantai Gunaksa Klungkung
“Artinya adalah permintaan atau demand pengguna jasa cukup tinggi, yang sekaligus akan turut menambah jumlah catatan trafik yang kami layani di tahun ini,” ujarnya.
Kedepannya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali akan terus memberikan dukungan bagi penerbangan perdana ataupun reaktivasi penerbangan serta mendorong maskapai untuk dapat memanfaatkan slot-slot penerbangan yang masih tersedia.
“Kami ucapkan selamat untuk Batik Air dengan penerbangan perdananya, semoga terus memberikan pelayanan terbaiknya," imbuh Handy.
Saat ini kami tengah melakukan koordinasi kepada maskapai agar dapat mendukung pemenuhan rute strategis di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Baca juga: Bermula dari Bakar Sampah, Gudang Rongsokan Denpasar Barat Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
Dapat disampaikan bahwa saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani sebanyak 20 rute domestik yang dilayani 11 maskapai.
Selain rute Makassar, di bulan Januari akan ada tambahan rute baru ke Lampung dan penambahan frekuensi penerbangan ke Balikpapan.
Sementara itu, untuk rute internasional yang dilayani adalah sebanyak 36 rute dengan 37 maskapai penerbangan.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali memperkirakan dapat melayani 23,6 juta penumpang di tahun 2024.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.