Berita Gianyar

BPBD Gianyar Kerap Evakuasi Motor Jatuh ke Jurang, Terbaru Motor Dibuang ODGJ

BPBD Gianyar Kerap Evakuasi Motor Jatuh ke Jurang, Terbaru Motor Dibuang ODGJ

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Anggota BPBD Gianyar saat mengevakuasi kendaraan yang jatuh ke jurang di Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Tampaksiring, Rabu 10 Januari 2024. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Bali sepanjang akhir tahun 2023 hingga awal 2024 ini, tak hanya menangani mencana pohon tumbang, tanah longsor dan peristiwa lainnya yang disebabkan oleh alam.

Namun beberapa kali, mereka juga mendapatkan laporan adanya sepeda motor yang jatuh ke jurang.

Peristiwa ini, kerap terjadi di Kecamatan Tampaksiring.

Demi kemanuasiaan, mereka pun tetap membantu korban-korbannya mengevakuasi kendaraannya.

Beruntung, selama ini, kejadian demikian tak merenggut korban jiwa.

Berdasarkan data yang diterima Tribun Bali, Jumat 12 Januari 2024, kasus terbaru terjadi jurang yang berada di Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Tampaksiring. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu,10Januari 2024 pukul 15.16 Wita.

Adapun sepeda motor tersebut ialah Vario dengan Nopol DK 4169 KJ, yakni milik Ngakan Made Darmawan asal banjar setempat.

Menariknya, motor tersebut tidak jatuh saat dikendarai, melainkan dibuang oleh orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) seorang warga asal Desa Siangan, Gianyar. 

Baca juga: Made Tito Sebut Turnamen di Vietnam Jadi Modal Bagus Bali United, Teco: Pengalaman Ganas di Liga 1


Disebutkan bahwa kejadian tersebut bermula, pelaku datang ke wilayah Banjar Sala menggunakan sepeda motor korban.

Saat itu, ia datang dari arah selatan, langsung mutar ke timur, dan masuk di atas jurang.

Saat itu pelaku sempat menuntun motornya ke arah sebelah jembatan sungai Klanting.

Namun tiba-tiba yang bersangkutan lansung membuang motor tersebut ke jurang.

"Pelaku merupakan ODGJ," demikian dalam keterangan BPBD Gianyar

Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba membenarkan bahwa pihaknya kerap mendapatkan laporan motor jatuh ke jurang.

Di akhir tahun 2023, motor jatuh karena pengendaranya memutar tuas gas saat akan mendirikan kendaraan.

Lalu motor melesan dan terjun bebas ke jurang, sementara pengendara yang masih anak-anak tak mengalami luka apapun, karena saat itu yang bersangkutan sedang tidak dalam posisi mengendarai motornya. 

"Semua kejadian di Kecamatan Tampaksiring, terakhir pelakunya ODGJ. Keduanya nihil korban jiwa," ujar Gus Suamba

Gus Suamba mengatakan,  sejatinya evakuasi kendaraan jatuh ke jurang bukan kewenangannya.

Dimana kewenangan BPBD adalah yang berkaitan dengan bencana.

Namun, karena mengedepankan kemanusiaan atau permintaan tolong, maka pihaknya pun tetap memenuhi selama bisa dilakukan.

"Kami bantu sebatas kemampuan, jika sepeda motor, kami masih bisa tangani. Namun kalau kendaraan roda empat itu mesti menggunakan mobil derek," ujarnya. (*)
 
 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved