Berita Bali

Dua Motor Bertabrakan di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, Astika Alami Luka Robek Pada Kepala

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.20 Wita pagi. Tepat di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Polisi melakukan olah tkp dan pengaturan lalulintas - Dua Motor Bertabrakan di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, Astika Alami Luka Robek Pada Kepala 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dua pemotor mengalami tabrakan di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, pada Rabu 17 Januari 2024.

Akibat kejadian, dua pemotor sama-sama dirawat di RSUD Tabanan, Bali.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Putu Budiawan mengatakan, dua motor yang terlibat ialah Honda Scoopy Nopol DK 3274 GBC dengan SPM Honda Scoopy Nopol DK 2735 GBJ.

Baca juga: Dua Nyawa Melayang di Buleleng, Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan Gede Sutayasa

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.20 Wita pagi. Tepat di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk Banjar Dinas Bantas Tengah Kaja Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.

Pengendara motor Scoopy nopol DK 3274 GBC dikendarai oleh I Kadek Agus Astika (23), warga setempat.

Dan mengalami luka robek pada kepala, luka lecet pada tangan kanan, luka lecet pada hidung, dalam kondisi sadar dan dirawat di RSUD Tabanan.

Sedangkan scoopy Nopol DK 2635 GBJ dikendarai I Wayan Ardiana (36), warga Pupuan mengalami pendarahan pada hidung, bengkak pipi kiri, luka pada pergelangan tangan kanan, dalam kondisi sadar dan dirawat di RSUD Tabanan.

“Dua pengendara dalam kondisi sadar dan dirawat di RSUD Tabanan,” ucapnya.

Untuk awal mula kejadian, Budiawan menjelaskan, bahwa sebelum kejadian pengendara Honda Scoopy DK 3274 GBC datang dari bahu selatan jalan memotong jalur utara jalan. Yakni dengan tujuan arah Denpasar.

Nah, dalam waktu bersamaan dari arah yang berlawanan datang Scoopy DK 2635 GBJ.

Karena jarak terlalu dekat dan tidak dapat menghindar, sehingga terjadi tabrakan di sebelah selatan As badan jalan.

“Kecelakaan lalulintas jalan depan dengan samping kiri. Dan kerugian kami taksir Rp 1,2 juta,” jelasnya.

Budiawan menambahkan, bahwa terkait dengan lakalantas ini, maka pengendara Honda Scoopy DK 3274 GBC, kurang hati-hati, kurang waspada saat berkendara.

Kemudian, tidak memperhatikan arus lalin dari arah yang berlawanan, sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Kesimpulan kami pengendara Scoopy DK 3264 GBC yang kurang hati-hati dan waspada ketika berkendara. Sehingga terjadi kecelakaan tersebut,” bebernya. (ang).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved