Berita Buleleng

Sempat Mangkrak Akibat Pandemi, Gedung BCC Akhirnya Diresmikan

BCC ini imbuh Suyasa akan menjadi pusat data dan informasi pemerintahan Kabupaten Buleleng.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
istimewa
Gedung Buleleng Command Center (BCC) rampung dikerjakan. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya peresmian pada Kamis (25/1). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sempat mangkrak akibat dampak Pandemi Covid-19, pembangunan gedung Buleleng Command Center (BCC) akhirnya rampung dikerjakan. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya peresmian pada Kamis (25/1).

Gedung ini akan menjadi pusat digitalisasi pemerintahan Kabupaten Buleleng

Sekda Buleleng Gede Suyasa mengatakan, pembangunan fisik tahap I gedung BCC mulai dilakukan pada 2019 lalu dengan anggaran Rp 3,9 Miliar. 

Baca juga: Angin Kencang, Pohon Mangga Tumbang Lalu Timpa Warung Hingga Pelinggih

Kemudian pembangunannya sempat terhenti akibat dampak pandemi. Pemkab Buleleng kemudian melanjutkan pembangunan tahap II berupa finishing dan pemenuhan sarana dan prasarana pada pertengahan 2023 lalu dengan tambahan pagu anggaran Rp 2,7 Miliar. 

"Kami bersyukur tahun ini Dinas Kominfosanti bisa menyelesaikan pembangunannya dan memanfaatkannya gedung kantor sekaligus ruang BCC," kata Suyasa. 

BCC ini imbuh Suyasa akan menjadi pusat data dan informasi pemerintahan Kabupaten Buleleng. Hanya saja diakui, perlu adanya tambahan sarana teknologi, serta memperbaharui kompetensi SDMnya. Untuk itu beberapa pegawai di Dinas Kominfosanti akan diberikan pelatihan dan bimbingan teknis agar BCC dapat dimanfaatkan secara maksimal. 

Baca juga: Buka RAT Primkop Kartika Wira Satya, Danrem 163/Wira Satya Minta TIngkatkan SDM dan Kerja Sama

"Kalau menambah sarana pasti perlu anggaran. Kalau mau menambah kualitas SDM seperti programer, penyusunan aplikasi tentu perlu anggaran juga. Nanti akan dianalisa dulu berapa kebutuhannya," jelas Suyasa. 

Sementara Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng Ketut Suwarmawan mengatakan, BCC ini akan menjadi pusat informasi bagi Pemkab dan masyarakat Buleleng. Seluruh data yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terintegrasi melalui aplikasi dashboard BCC dan Buleleng Satu Data. "Melalui BCC ini juga kami bisa mengawasi situasi di beberapa titik kota Singaraja yang tertangkap melalui kamera CCTV," ucapnya. 


Sementara terkait SDM, saat ini pihaknya telah memiliki empat tenaga programer dan delapan tenaga IT yang direkrut melalui PPPK 2023. Tahun ini pihaknya juga kembali mengusulkan perekrutan PPPK khusus untuk tenaga IT dengan jumlah kurang lebih 30 orang. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved