Pemilu 2024
Pemain Bali United Bangga Nyoblos Pemilu, Pengalaman Pertama Dalam Hidup Spasojevic Milih Presiden
Pemain Bali United Bangga Nyoblos Pemilu, Pengalaman Pertama Dalam Hidup Spasojevic Milih Presiden
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Para pemain Bali United bangga memamerkan jari kelingking yang dicelupkan ke tinta sebagai tanda partisipasi dalam pesta demokrasi Pemilu 2024.
Beberapa pemain Bali United yang mencoblos diantaranya Muhammad Ridho, Kadek Arel, Andhika Wijaya, Made Tito hingga pemain naturalisasi Ilija Spasojevic.
Pemilu 2024 ini menjadi pengalaman pertama Spaso sejak menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) beberapa tahun silam, karena tahun 2019 lalu ia belum menggunakan hak suaranya meski telah berstatus WNI.
Bahkan, kata Spaso, ini menjadi pengalaman pertama dalam hidupnya, karena ia banyak menghabiskan waktu berkarier di luar tanah kelahirannya Montenegro.
Striker Bali United ini melakukan pemungutan suara di TPS 20 SD Negeri 2 Kerobokan.
Ia tiba sekitar pukul 11.04 WITA didampingi sang istri. Spaso memasuki ruangan TPS dan mendapatkan lima surat suara yang harus ia coblos, salah satunya surat suara Presiden dan Wakil Presiden.
"Ini pengalaman pertama saya sebagai WNI untuk mencoblos di pemilu. Bahkan pengalaman pertama di hidup saya. Saat jadi warga Montenegro, belum saya ikut pemilu karena selalu bermain di luar negeri," ujar Spaso usai mencoblos.
Pemainn nomor punggung 9 di Bali United ini mengaku sempat kebingungan saat hendak mencoblos lima surat suara tersebut, kemudian ia bertanya kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk diberi petunjuk cara mencoblos yang benar.
"Tadi saya sempat bingung saat menggunakan hak suara saya. Akhirnya saya menanyakan ke petugas (KPPS)," bebernya.
Baca juga: Prabowo-Gibran Unggul Dominan di TPS Tokoh Politik di Klungkung
Tentu menjadi rahasia siapa Capres dan Cawapres yang dipilih Spaso, namun ia menyebut bahwa partisipasinya mengikuti Pemilu ini disebutnya sebagai tugas negara.
Spaso juga sempat mengunggah di akun Instagram pribadinya dengan nada bercanda kepada Shin Tae-yong, karena, STY tidak menggunakan jasa Spaso.
"Satu-satunya "tugas negara" yang bisa saya lakukan selama Shin Tae-yong jadi pelatih Timnas Indonesia," tulisnya di akun Instagram pribadi Spaso.
"Bercanda aja coach @shintaeyong7777, you know I always support you and Timnas," sambungnya.
Baca juga: Capres 02 Prabowo-Gibran Unggul di Kandang Ketua Golkar Badung
Sebagai WNI, Spaso siap all out tampil membela Timnas Indonesia jika jasanya dibutuhkan meski kini sudah memasuki masa senja di usianya ke 36 tahun.
Apalagi Timnas Indonesia disebut-sebut krisis penyerang, namun Spaso yang beberapa kali menyandang gelar top skor ini tak ingin jumawa, menurutnya itu merupakan keputusan pelatih kepala Timnas.
"Kalau soal penyerang yang cocok, saya tidak bisa menjawabnya. Itu tergantung dari pelatih memilih penyerang mana yang cocok dengan gaya permainan Timnas Indonesia," ujar Spaso.
"Tapi kalau keinginan, saya selalu siap jika dipanggil lagi ke Timnas Indonesia,” pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.