Berita Denpasar

Tinggal Rangka, Bus di Bengkel Denpasar Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp1 Miliar

Bus pada sebuah bengkel yang berlokasi di Jl. Pondok Indah I, Denpasar terbakar pada Senin 26 Februari 2024 sore.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Situasi pasca kebakaran bus pada salah satu bengkel di Jl. Pondok Indah, Denpasar. Aparat kepolisian tengah memasang police line, Senin 26 Februari 2024. 

Tinggal Rangka, Bus di Bengkel Denpasar Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp 1 Miliar

 


TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bus pada sebuah bengkel yang berlokasi di Jl. Pondok Indah I, Denpasar terbakar pada Senin 26 Februari 2024 sore.

Pantauan Tribun Bali, sebanyak 2 bus mengalami kerusakan parah dengan kacanya yang pecah dan body bus yang hangus.


Bahkan, api juga menjalar hingga ke dalam bus dan membakar kursi penumpang hingga hanya tersisa rangka.

Baca juga: Petugas Kewalahan Padamkan Kebakaran TPA Sente, Mata Perih Hingga Jarak Pandang Terbatas


Tak hanya menyasar bus, api juga membakar bangunan bengkel.

Tampak atap bengkel yang dominan berbahan dasar seng dan besi tersebut telah peyot dan menghitam tanda terbakar api.


Aldi (42) selaku pemilik bengkel yang sekaligus menjadi pekerja di bengkel tersebut mengatakan, kerugian atas kebakaran itu ditaksir mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Baca juga: Sorotan Kasus Pembunuhan Adhi di Sempidi, PDIP Mendominasi Perolehan Suara di Bali, Pura Kebakaran

Nilai tersebut diperoleh lantaran salah satu bus yang terkena imbas kebarakan, harga unit barunya mencapai Rp2 miliar.


“Mungkin bisa (lebih dari Rp1 miliar). Mobil ini saja lebih dari 2 M (miliar Rupiah),” ungkap Aldi kepada Tribun Bali di TKP.


Kebakaran bermula ketika Aldi tengah memperbaiki mesin salah satu bus yang mengalami kerusakan sehingga harus turun mesin.

Baca juga: Sempat Bikin Panik, Atap Gerombong di Desa Nyitdah Kebakaran

Ketika memperbaiki mesin tersebut, tiba-tiba Aldi mencium bau terbakar dan melihat asap samar-samar.


“Saya sendiri di depan mobil ini (bus). Kok tiba-tiba bau asap. Saya pikir mobil di sebelahnya. Saya lihat, ternyata mobil ini yang lagi bongkar mesin,” tuturnya.

Baca juga: Pemadaman Kebakaran TPA Sente Sudah 40 Persen, Libatkan 7 Mobil Tangki Untuk Suplai Air


Curiga, Aldi kemudian memeriksa bagian dalam bus. Benar saja, bagian dalam bus putih yang mesinnya tengah diperbaiki Aldi itu telah dipenuhi kepulan asap pekat.


Tak berselang lama, asap kemudian disusul oleh percikan api.


Sontak, Aldi kemudian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Dia, dibantu oleh salah satu karyawannya dan montir dari bengkel tetangga.


“Pertama dari sebelah (bengkel tetangga) yang bantu memadamkan api. Saya bertiga (jumlah pekerja). Satu kemarin pulang. Jadi saya cuma berdua (yang memadamkan api),” jelasnya.


Aldi menduga, kebakaran dipicu lantaran adanya permasalahan pada bagian aki bus.  Sebab, sumber api dikatakan berasal dari bawah.


Namun, Aldi tak mengetahui secara pasti bagaimana aki itu dapat memercikkan api.


Pasalnya, kebakaran ini merupakan pertama kalinya terjadi sejak dia pertama kali membuka bengkel pada 2013 silam.


“Kayaknya dari aki. Soalnya sumbernya di bawah. Entah dia kesenggol atau kejatuhan apa. Kita nggak tahu.”


“Pertama kali (kejadian). Saya buka di sini dari 2013. Baru sekali ini seperti ini,” terangnya.


Atas kejadian ini, petugas kepolisian meminta Aldi untuk membuat laporan ke Polresta Denpasar. (*)

 

 

Berita lainnya di Kebakaran di Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved