Populer Bali
Viral Bali, Uang Ratusan Juta Milik Guru Agama di Bangli Dicuri, Pencurian Uang Brankas di Jembrana
Berikut berita viral Bali yang menyoroti kasus pencurian uang di Bangli dan Jembrana yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, Rabu, 6 Maret 2024
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Berikut berita viral Bali yang menyoroti kasus pencurian uang di Bangli dan Jembrana yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, Rabu, 6 Maret 2024.
Berita viral Bali yang pertama terkait lenyapnya uang seorang guru agama di Bangli, yang kehilangan uang dengan nilai ratusan juta rupiah.
Sementara berita viral Bali selanjutnya adalah brankas berisi uang ratusan juta milik perusahaan distributor makanan di Jembrana hilang dicuri.
Baca juga: Viral Bali: Kecelakaan Tunggal Pemuda 26 Tahun di Buleleng Tewas dan Buntut Dugaan Money Politic
Berikut berita viral Bali selengkapnya.
Seorang guru agama bernama Halilur Rahman kehilangan uang ratusan juta.
Uangnya yang dia simpan digasak maling. Setelah diselidiki, pelakunya ternyata adalah tetangganya.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Sudihati, Desa Kintamani, Bangli.
Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerna mengatakan, kejadian berawal saat pria 53 tahun itu hendak membayar bahan bangunan.
Namun saat dirinya akan mengambil uang di kamar, uang senilai Rp 40 juta sudah hilang.
"Uang tersebut disimpan di dalam tas yang berada di kamar tidur," ujarnya, Selasa (5/3).
Atas peristiwa yang dialami, Halilur Rahman melapor ke Polsek Kintamani.
Terlebih pencurian uang yang dialami pria kelahiran Madura itu bukan yang pertama kali.
Ia sudah kemalingan empat kali. Total kerugiannya Rp 240 juta.
Polisi segera melakukan proses penyelidikan.
Tim Opsnal dipimpin Kanit Reskrim IPTU I Putu Asmara Putra bersama Panit I Opsnal IPDA I Ketut Sudiarta melakukan proses penyelidikan dan berhasil mengungkap pelaku pencurian.
"Pelaku masih tetangga satu desa dengan korban, yakni asal Kampung Sudihati. Dia diamankan saat berada di rumahnya," demikian ucap dia.
Baca juga: Viral Bali: Kebakaran di Karangasem Hanguskan Dapur Pembuatan Kue, 4 Siswa SMP 1 Denpasar Raih Emas
Pelaku bernama Faisol Bahri.
Saat diinterogasi, Faisol mengakui telah megambil uang tunai Rp 40 juta tersebut.
Pelaku beraksi saat korban sibuk bekerja sehingga kondisi rumah dalam keadaan sepi.
"Kondisi rumah yang sepi serta kamar tidak terkunci dimanfaatkan. Pelaku juga mengakui sebelumnya pernah mengambil uang di rumah korban sebanyak tiga kali dengan total uang sekira Rp 200 juta. Sehingga total kerugian yang dialami korban sebesar Rp 240 juta," ujarnya.
Saat diamankan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 40.640.000, nota pembelian bahan bangunan, bukti transfer bank, hingga surat-surat kendaraan.
"Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 362 KUHP yo Pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara," tandasnya.
Baca juga: Viral Bali: Pendakian Gunung Agung Ditutup 29 Hari, Nuansa Unik Bandara Ngurah Rai Sambut Galungan
Uang Rp 140 Juta Hilang dari Brankas
Sebuah gudang distributor makanan dibobol maling.
Dilaporkan, uang senilai Rp 140 juta yang tersimpan di brankas hilang.
Satreskrim Polres Jembrana masih melakukan penyelidikan.
Total ada tujuh saksi yang diperiksa dalam kasus ini termasuk pemilik, manajer dan sekuriti gudang yang berlokasi di wilayah Desa Baluk, Kecamatan Negara, Jembrana itu.
Polisi menduga pelaku adalah spesialis pembobolan. Ini ditandai dengan adanya lubang di tembok.
"Kami menduga mungkin ini dilakukan oleh spesialis (pembobolan) ya. Saksi yang diperkisa termasuk pemilik gudang, manajer, sekuriti yang bertugas," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Agus Riwayanto Diputra, Selasa (5/3).
Meski demikian, Agus belum berani mengarahkan ada keterlibatan orang dalam pada peristiwa ini.
Saat ini, ia masih fokus melakukan penyelidikan agar pelaku segera tertangkap.
"Semoga segera ada titik terang," harapnya.
Gudang distributor makanan dan minuman ini dibobol, Senin (4.3).
Penyelidikan dari kepolisian, ditemukan lubang pada tembok sebelah timur laut gudang.
Polisi menduga, lubang tersebut memang sudah direncanakan untuk dibuat.
Supervisor Sales CV Sumber Jasa, Mohammad Sururi menuturkan, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh kasir gudang sekitar pukul 06.30 Wita.
Kasir tersebut mendapati komputer dan brankas uang sudah bergeser dari tempat semula.
Karena ada yang tidak beres, ia lantas menginformasikan ke sekuriti untuk dicek.
"Ada Rp 140 juta uang di brankas yang hilang. Uang tersebut adalah setoran penjualan barang hari Jumat dan Sabtu (dua hari) kemarin," ungkap Susuri.
Susuri mengatakan, ditemukan lubang di tembok dengan diameter 60 cm pada sisi timur laut gudang.
Pelaku diduga merusak kemudian masuk ke gudang dan menuju ruangan kantor dengan cara naik tangga.
Kemudian masuk melalui jendela ruangan kantor sisi selatan.
Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian mengobrak-abrik isi ruangan hingga merusak brankas dengan bahan baja diduga didongkel dengan besi.
"Hasil penjualan biasanya kami setorkan (ke bank) besok paginya. Karena Sabtu bank libur, kami biasanya setor Senin pagi," sebutnya. (tribun bali/mer/mpa)
>>> Baca berita terkait <<<
Viral Bali: Pengeroyokan di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Polisi Kejar Gerombolan Pelaku |
![]() |
---|
Viral Bali: Kapal Tanker Terbakar 5 ABK Tewas, Pria Jatim Terlindas Truk, Laka Maut 2 Pria Bali |
![]() |
---|
Viral Bali: Jaringan Mobil Bodong di Nusa Penida Dibongkar Polisi & Sorotan Geng Gaza Rambah Pelajar |
![]() |
---|
Viral Bali: Bule Brasil Ngamuk Rusak Cafe di Jimbaran Ditangkap Polisi & Sorotan Pencurian Pratima |
![]() |
---|
Viral Bali: Rekonstruksi Pencurian Pratima Pura di Buleleng, Karangasem Mulai Krisis Air |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.