Pria Tewas di Puncak Gunung Agung
BREAKING NEWS: Bukan WNA, Ini Identitas Pria Tewas di Puncak Gunung Agung, Asal Yogyakarta
Bukan WNA, Ini Identitas Pria Tewas di Gunung Agung, Asal Yogyakarta dan Berdomisili di Semarang
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Kartika Viktriani
Hal ini dibenarkan melalui penuturan seorang petugas SAR Karangasem yang enggan disebutkan namanya.
"Tadi sempat berkomunikasi, katanya di puncak Gunung Agung gerimis. Sehingga proses evakuasinya masih sulit," ungkap sumber itu.
Tim SAR pun belum bisa memastikan jam berapa akan sampai di bawah kaki Gunung.
Mengingat sampai pukul 12.00 WITA siang tadi, petugas gabungan belum turun dari puncak dikarenakan cuaca tak bersahabat.
"Mungkin petugas gabungan sampai di bawah sore," tambah petugas tersebut.

Untuk diketahui, tim gabungan yang berangkat ke puncak berjumlah 11 orang yang terdiri dari 3 tim.
Yakni dari Tim SAR Karangasem sebanyak 5 orang dipimpin Agus, kedua dari Tim SAR Polda Bali sebanyak 3 orang, sedangkan pemandu lokal sebanyak 3 orang.
Mereka naik ke puncak Gunung Agung diperkirakan pukul 03.45 Wita tadi.
"Kita sudah gelar apel, Rabu (12 Maret 2024) sekitar pukul 03.30 wita. Evakuasi dilakukan dari Pura pengubengan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Tadi tim 2 berangkat ke atas pukul 07.00 Wita," ungkap Kapolsek Rendang, Kompol Made Suadnyana.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.