Berita Karangasem
Kerugian Akibat Bencana Alam di Karangasem Capai Rp 2,2 Miliar Lebih
bencana alama yang terjadi di triwulan I Tahun 2024 berdampak ke puluhan kepala keluarga (KK) yang tersebar di beberapa Kecamatan
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Estimasi kerugian akibat bencana alam di Karangasem, Bali diperkirakan sekitar Rp 2.2 miliar lebih.
Terhitung dari tanggal 1 Januari 2024 - 12 Maret 2024, estimasi kerugian akibat bencana alam tersebar di semua Kecamatan.
Terbanyak di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Kubu, Abang, serta Manggis.
Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengungkapkan, beberapa rumah warga rusak parah akibat bencana alam.
Baca juga: RSUD Karangasem Terima 68 Pasien Gawat Darurat Saat Hari Raya Nyepi
Selain itu, ada beberapa tempat ibadah (pura) milik pribadi dan kelompok yang rusak.
"Estimasi kerugian akibat bencana selama 3 bulan hampir Rp 2.2 miliar lebih,"ungkap Arimbawa, Rabu 13 Maret 2024.
Ditambahkan, bencana alama yang terjadi di triwulan I Tahun 2024 berdampak ke puluhan kepala keluarga (KK) yang tersebar di beberapa Kecamatan.
Diantaranya Kecamatan Kubu, Karangasem, Bebandem, Manggis, Abang, Rendang, Selat, Sidemen.
"Ada 63 KK yang terdampak akibat bencana,"katanya.
Bencana alam yang melanda Karangasem dari tanggal 1 Januari - 13 Maret 2024 meliputi pohon tumbang 96 kasus, longsor sebanyak 17 titik, banjir di lahan perumahan 20 titik, banjir bandang 18 titik, kebakaran 17 kasus, angin kencang 6 kasus, hujan 2 kasus, serta gelombang 1 kasus.
Sedangkan sisanya yakni bencana lainnya.
Kerusakan bangunan rumah yang mengalami rusak berat akan diusulkan Provinsi Bali melalui anggaran pasca bencana.
"Bangunan yang rusak berat dan sedang, baik rumah maupun pura, diusulkan ke Provinsi Bali lewat BPBD Bali,"kata Arimbawa.
Pria asli Singaraja mengimbau warga berserta pengendara untuk waspada dan hati-hati.
Mengingat cuaca sekitar Kabupaten Karangasem anomali, berubah-ubah.
Warga diminta agar menjauhi tebing serta pepohonan saat turun hujan deras.
Tujuan untuk mengantisipasi hal tak diinginkan. Seperti longsor, pohon tumbang, dan lainnya.
Kumpulan Artikel Karangasem
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.