Berita Jembrana
Cuaca Buruk Diprediksi Terjadi 3-7 Hari Kedepan, Jembrana Masih Berpotensi Hujan Deras
Beberapa hari belakangan ini, kondisi cuaca di Kabupaten Jembrana kurang bersahabat. Hujan deras disertai angin kencang juga sempat terjadi.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Fenty Lilian Ariani
NEGARA, TRIBUN-BALI.COM - Beberapa hari belakangan ini, kondisi cuaca di Kabupaten Jembrana kurang bersahabat.
Hujan deras disertai angin kencang juga sempat terjadi.
Hal ini disebabkan oleh tekanan rendah di selatan Jawa-Bali yang berpotensi menjadi badai tropis sehingga menyebabkan angin kencang serta gelombang tinggi khususnya di wilayah bagian selatan Bali.
Menurut data yang berhasil diperoleh dari Staklim BMKG Negara Bali, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi hingga 3-7 hari kedepan.
Sehingga masyarakat keseluruhan diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat terjadi cuaca ekstrem.
"Beberapa hari terakhir memang kondisi cuaca nya kurang bersahabat. Itu disebabkan oleh beberapa faktor juga," kata Koordinator Analisa dan Prakiraan Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Negara Bali, Made Dwi Wiratmaja saat dikonfirmasi, Kamis 14 Maret 2024.
Dia menjelaskan, faktor yang jadi penyebab terjadinya cuaca buruk beberapa hari terakhir diantaranya adalah pertama karena wilayah Jembrana khususnya memang masih musim hujan.
Kemudian kedua, saat ini ada daerah tekanan rendah di selatan Jawa-Bali yang berpotensi menjadi badai tropis, hal inilah yg menyebabkan terjadi angin kencang dan gelombang tinggi khususnya di wilayah bali bagian selatan.
"Bahkan kemarin kecepatan angin di wilayah kantor kami tercatat 20 knot atau sekitar 37km/jam jika dikonversi. Kemudian untuk wilayah pesisir mungkin lebih kencang dari itu," jelasnya.
Baca juga: Tabrak Anggota Polsek Benoa di Denpasar, Dibalas Tembakan, Kompol Wayan Sueca: Itu Tindakan Terukur
Dwi menyebutkan, kondisi ini diprakirakan akan masih terjadi hingga tiga sampai tujuh hari kedepannya. Sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Di Jembrana sendiri potensi hujan deras juga masih ada," tandasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.