Gadis Asal Karangasem Akhiri Hidup

Bergegas ke Denpasar, Ayu Miranda Tak Ingin Bebankan Orangtua, Soal Pacar Ini Pesan Terakhirnya

Bergegas ke Denpasar, Ayu Miranda Tak Ingin Bebankan Orangtua, Soal Pacar Ini Pesan Terakhirnya

|
Kolase Facebook
Bergegas ke Denpasar, Ayu Miranda Tak Ingin Bebankan Orangtua, Soal Pacar Ini Pesan Terakhirnya 

TRIBUN-BALI.COM - Keputusan untuk mengakhiri hidup di Denpasar yang dilakukan Komang Ayu Miranda hampir dipastikan karena persoalan asmara dengan sang pacar.

Komang Ayu Miranda ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Denpasar pada Sabtu 16 Maret 2024.

Spekulasi terkait penyebab kematian Ayu Miranda di Denpasar pun viral di media sosial.

Baca juga: Selamat Jalan Ayu Miranda, Balian di Karangasem Larang Pulang ke Denpasar, Sempat Cium Ibunda

Pasalnya, beredar screenshot chatting yang diduga Ayu Miranda dengan seseorang yang disebut sang pacar akan menikah dengan wanita lain.

Ayu Miranda disebut patah hati dengan pacarnya hingga mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya.

Disisi lain juga dibahas terkait hubungan asmara Ayu Miranda dan sang pacar yang berjalan jarak jauh.

Baca juga: Ayah Ayu Miranda Bongkar Hubungan Putrinya dengan Pacar, Ada Kaitan dengan Kejadian di Denpasar?

Dimana, Ayu Miranda bekerja di Denpasar, sementara sang pacar bekerja di kapal pesiar.

Ayu Miranda disebut begitu setia menjaga cintanya untuk sang pacar namun, berakhir dengan perpisahan bahkan, pacarnya dikabarkan akan segera menikahi wanita lain.

Setelah meninggal dunia, jenazah Ayu Miranda telah dibawa pulang ke rumah orangtuanya di Banjar Yeh Malet, Antiga Klod, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Jenazah Ayu Miranda juga sudah dilakukan proses pembakaran pada Minggu, 17 Maret 2024.

Menurut pengakuan orangtua Ayu Miranda, Wayan Sudana, putrinya sudah lama bekerja di Denpasar.

Sesekali, Ayu Miranda menengok orangtuanya di Karangasem saat liburan.

Wayan Sudana mengaku, sangat terpukul dengan kepergian Ayu Miranda secara mendadak.

Pertemuan terakhir Ayu Miranda dan Wayan Sudana saat perayaan hari raya Nyepi.

Saat itu, Wayan Sudana sudah memiliki firasat ada yang tak beres dengan Ayu Miranda.

"Saat Hari Raya Nyepi, Komang Ayu Miranda pulang dan kumpul bersama keluarga. Keluarga melihat ada beberapa kejanggalan," kata Sudana, Senin (18/3/2024)

Ayu Miranda secara tiba-tiba bergegas mencium ibu dan adiknya setelah bangun tidur.

"Ayu Miranda bangun jam 12.00 WITA saat Nyepi. Lalu cium ibu dan adek yang sakit," ucap Sudana.

Melihat kejanggalan itu, Sudana pun menanyakan terkait kondisi Ayu Miranda.

Namun, putri tercinta Sudana itu menjawab dirinya baik-baik saja.

Ayu Miranda seolah tak ingin membebani orangtuanya atas masalah pribadinya dengan sang pacar.

Bukan tanpa alasan, pertanyaan Sudana itu menyusul dirinya mengetahui Ayu Miranda mengalami masalah asmara dengan sang pacar setelah Galungan.

Tak berhenti disitu, Sudana berinisiatif membawa Ayu Miranda berobat ke Balian (paranormal).

Hasil penerawangan balian, Ayu Miranda dilarang ke Denpasar.

Ada kekhawatiran bakal ada hal buruk yang bakal menimpa Ayu Miranda.

Namun, Ayu Miranda tetap bergegas kembali ke Denpasar setelah perayaan Nyepi.

Sudana tak menampik adanya screenshot chatting Ayu Miranda yang tersebar di media sosial.

Ia membenarkan Ayu Miranda sempat mendapatkan direct message di Instagram dari seseorang.

Dimana, Ayu Miranda diminta tak lagi mengganggu sang pacar karena, pacarnya akan menikahi wanita lain.

Hari pernikahan sang pacar pun telah ditentukan, diduga hal ini membuat Ayu Miranda syok.

"Anak saya  sempat di DM melalui Instagram. Kemungkinan itu yang buat anak syok," kata Sudana.

Ia berharap putrinya mendapatkan tempat yang layak di alam sana.

Diputusin Kekasih, Ketut S Nekat Akhiri Hidup

Siswa SMA berinisiaI Ketut S (16), remaja asal Kecamatan Bebandem, Karangasem menghabisi dirinya, Jumat (1/3/2024).

Yang bersangkutan nekat mengakhiri hidupnya di sekitar pohon belimbing yang berada di halaman rumahnya, Kecamatan Bebandem.

Diduga aksi nekat itu dilakukan Ketut S lantaran masalah asmara.

Informasi di lapangan, saksi yang pertama melihat kejadian yakni orang tuanya.

Saat ditemukan, jasad korban dalam posisi tergantung di pohon belimbing menggunakan tali pramuka.

Melihat kejadian saksi teriak minta bantuan.

Lalu masyarakat sekitar berdatangan ke lokasi.

Beberapa warga membantu menurunkan jenazah korban yang tergantung.

Kasi Humas Polres  Karangasem, IPTU Gede Sukadana, seizin Kapolres Kab.  Karangasem, AKBP Nengah Sadiarta, mengatakan, remaja SMA ditemukan gantung diri saat orangtuanya hendak akan  memberikan makan ternak ayam di belakang rumah.

Jarak dengan rumahnya yang bersangkutan dengan TKP sekitar tiga meter.

"Orang tuanya biasa memberi makan ternaknya saat pagi. Saat hendak beri makan ternak, saksi lihat  anaknya sudah  tergantung di batang pohon belimbing di halaman rumah. Kemudian saksi memanggil istrinya yang sedang memasak," kata Sukadana,  Jumat  (1/3). 

Dari hasil pemeriksaan tim medis, bersangkutan  meninggal  murni dikarenakan gantung diri.

Tak ada tanda kekerasan di tubuh korban.

Dugaan sementara, bersangkutan mengakhiri  hidupnya  lantaran ada masalah asmara.

Diperkirakan korban putus dengan pacarnya.

Jenazah langsung dibawa keluarga ke rumah.

"Sebelum kejadian, Kamis (29/2/2024) malam, korban ngobrol sambil mendengarkan  siaran radio  sama  keluarga.

Sekira pukul 21.30 wita orang tuanya ke kamar tidur untuk istirahat. Korban masuk ke kamar," tambah Sukadana.

Pihak  keluarganya sudah mengikhlaskan, dan menolak dilakukan otopsi.

Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasakan tanda-tanda depresi dan memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Anda juga bisa simak hotline https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved