Keributan di Jalan Tukad Badung Denpasar
Keributan di Jalan Tukad Badung-Tukad Barito Denpasar, Belasan Penyerang Bawa Batu hingga Pedang
keributan disinyalir terjadi di persimpangan Jalan Tukad Badung-Jalan Tukad Barito Timur
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Viral di media sosial terkait terjadinya keributan antar dua kelompok warga di Denpasar.
Dalam cuplikan video yang beredar pada Selasa 19 Maret 2024 itu, keributan tersebut disinyalir terjadi di persimpangan Jalan Tukad Badung-Jalan Tukad Barito Timur, di depan salah satu gerai Indomaret.
Video yang berdurasi kurang dari 15 detik itu, tampak sejumlah warga mengejar warga lain sembari berteriak.
Dikonfirmasi Tribun Bali, Kadek Agus Juliadi selaku kepala toko Indomaret di seputar TKP mengakui adanya kejadian tersebut.
Baca juga: Mini Market Merasa Dirugikan, Buntut Keributan di Jalan Tukad Badung, Tiga Motor Konsumen Rusak
Tak hanya berteriak, Agus Juliadi juga mengaku melihat para penyerang membawa senjata.
Mulai dari batu, hingga senjata tajam jenis pedang.
“Batu dia dulu pakai melempar. Terus dia lari ke orangnya. Entah dipukulin atau bagaimana. Yang membawa senjata pedang itu terakhir dia datang. Seperti yang di video itu,” ungkapnya saat ditemui Tribun Bali di TKP, Selasa 19 Maret 2024.
Belum diketahui latar belakang masalah terjadinya keributan itu. Namun Agus Juliadi menerangkan, jumlah penyerang mencapai 15 orang.
Belasan orang itu dikatakan menyerang pengendara motor yang terlibat perselisihan dengan mereka.
“Sekitar 15 orang ada (penyerang). Iya (menyerang) pengendara motor. Sampai motornya hancur. Masalahnya kurang tahu,” tuturnya.
Kendati demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun Agus Juliadi, penyerangan itu dilakukan oleh belasan orang asal daerah timur.
Sementara warga yang diserang, diduga warga Bali.
“Katanya yang nyerang itu orang timur. Yang dikeroyok orang Bali. (Informasi) dari STT di sini, (orang) asli Tukad Badung,” imbuhnya.
Agus Juliadi yang saat kejadian memang mendapat giliran kerja itu menuturkan, mulanya para penyerang berkumpul di depan Indomaret, Senin 18 Maret 2024, sekitar pukul 23.00 Wita.
Tak berselang lama, para penyerang memindahkan kendaraannya ke sebelah barat Indomaret.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.