Populer Bali

Viral Bali: Bobol 10 TKP, Dimas Dibekuk Saat Mudik ke Situbondo & Pengeroyokan 2 Pria di Denpasar

Berita Viral Bali pertama menyorot kasus pencurian tabung gas LPG 3 kilogram di Gianyar, yang pelakunya dibekuk ketika hendak mudik ke Situbondo, Jawa

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Dwi S
ilustrasi pencurian.Viral Bali: Bobol 10 TKP, Dimas Dibekuk Saat Mudik ke Situbondo & Pengeroyokan 2 Pria di Denpasar 

Namun satu korban, kata Pasek Juliarta, tinggal di wilayah Banjar Buana Kubu, Denpasar.

“Keduanya warga Sari Buana. Cuma satu tinggal di lingkungan saya,” ungkapnya saat dihubungi Tribun Bali, Jumat (29/3).

Pasek Juliarta mengatakan, korban bukanlah seorang remaja. Usianya, diperkirakan 40 tahun.

Satu orang dikatakan telah menikah. Sementara satu lagi disebut masih melajang.

“Korban sudah dewasa. Ada bagian 40 tahun umurnya. Yang satu sudah dewasa tapi belum menikah. Yang satu sudah,” bebernya.

 Kejadian pengeroyokan itu, menurut Pasek Juliarta, berlangsung pada Jumat (29/3) sekitar pukul 02.00 Wita.Dia mengetahui kejadian tersebut pada pagi harinya melalui panggilan telepon oleh salah seorang rekannya.

Guna memastikan kejadian tersebut, Pasek meminta rekannya untuk memeriksa rekaman CCTV yang ada di seputar TKP.

Walhasil, aksi pengeroyokan itu terekam jelas melalui CCTV.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pasek Juliarta menyarankan agar melaporkannya ke Polresta Denpasar.

“Nggih (iya). Tyang (saya) dapat laporan tadi pagi dari teman. Katanya ada kejadian. Tyang (saya) suruh cek CCTV. Akhirnya tyang (saya) suruh melapor ke Polresta. Tadi pagi sekitar jam 10,” ujarnya.

Terkait kejadian tersebut, Pasek Juliarta mengaku geram. Akhirnya, dia membagikan rekaman CCTV itu kepada pecalang dan Linmas.

Dengan tujuan, guna memperketat penjagaan keamanan di lingkungannya, Banjar Buana Kubu, Denpasar.

Pasalnya, pecalang dan Linmas, kata Pasek, memang melakukan patroli wilayah sekitar pukul 03.00 - 05.00 Wita guna menyisir oknum yang membuang sampah sembarangan.

“Kita sebagai manusia kan geram melihat. Seperti kejadian di Sempidi (pengeroyokan). Akhirnya tyang (saya) perintahkan pecalang untuk aktifkan patroli. Biasanya ada pecalang kok. Biasanya kita patroli dari jam 3-5 (dini hari). Karena rawannya banyak buang sampah liar,” pungkasnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan adanya laporan terkait aksi pengeroyokan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved