Penemuan Mayat di Selokan
Korban yang Ditemukan di Saluran Drainase Jalan Goa Gadjah Blahbatuh Sehari-hari Jualan Jejaitan
Korban yang Ditemukan di Saluran Drainase Jalan Goa Gadjah Blahbatuh Sehari-hari Jualan Jejaitan
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - I Ketut Ceko (66) asal Banjar Margabingung, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali yang ditemukan tewas di proyek drainase di Jalan Raya Goa Gadjah, Desa Bedulu tersebut selama ini dikenal sebagai penjual jejaitan atau sarana upakara.
Sejumlah warga yang ditemui di kawasan Desa Bedulu, Senin 1 April 2024, awalnya menduga korban jatuh saat mencari klepan atau daun kelapa tua.
Lalu tubuhnya dihanyutkan air sungai.
Sebab keseharian Ceko memang kerap mencari klepan untuk kepentingan jualannya.
"Biasanya nyari klepan untuk jualan, karena orangnya memang jualan jejaitan untuk menyambung hidup," ujar Pak Nyoman, saat ditemui di kawasan Desa Bedulu.
Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh Polsek Blahbatuh, ternyata diduga korban jatuh ke proyek drainase.
Seorang warga setempat, I Wayan Sana berharap dengan kejadian ini, pengerjaan proyek drainase yang dilakukan oleh Dinas PUPR Bali itu dievaluasi.
Sebab, dari pantauannya, tidak terdapat rambu atau penanda pada proyek ini, sehingga saat gelap sangat membahayakan.
"Tidak ada penanda dalam proyek tersebut, jadi kalau malam tidak terlihat. Semoga dievaluasi, supaya tidak terjadi hal yang tak diinginkan," ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS! Temuan Mayat di Selokan Jalan Goa Gadjah Blahbatuh, Diduga Korban Lakalantas Tunggal
I Made Sutawa (43) sebagai perwakilan pihak keluarga menyatakan bahwa menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.
Jenazah korban akan dititip di kamar jenazah RSUD Sanjiwani selama kurang lebih tiga hari dan akan dilakukan upacara kremasi tanggal 4 Maret 2024.
Sebelumnya diberitakan, masyarakat di Jalan Raya Goa Gadjah, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali digegerkan dengan temuan mayat di saluran drainase.
Lokasi tepatnya berada di Banjar Goa, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali.
Mayat ditemukan pada Senin 1 April 2024 sekira pukul 08.10 Wita.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.