Kecelakaan hari ini
Kecelakaan! Gus Wisnu Tewas Dihadapan Ayu, Pohon Tumbang di Kepala Sepulang dari Pura Besakih
Kecelakaan! Gus Wisnu Tewas Dihadapan Ayu, Pohon Tumbang di Kepala Sepulang dari Pura Besakih
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Perjalanan cinta Ida Bagus Wisnu Paramarta dan pacarnya Ayu berakhir tragis, pemuda yang akrab disapa Gus Wisnu tewas dalam kecelakaan setelah tertimpa pohon tumbang sepulang dari Pura Besakih.
Insiden kecelakaan itu di Jalan Raya Rendang-Selat, tepatnya sebelah timur Tukad Yeh Sah, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem Sabtu (30/3).
Dari informasi yang dihimpun Tribun Bali, saat kecelakaan pohon tumbang itu, Gus Wisnu membonceng pacarnya bernama Ayu.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Gianyar, Temuan Telapak Kaki di Drainase, Iptu Made Janji Langsung ke TKP
Mereka dalam perjalanan pulang setelah menuntaskan persembahyangan di Pura Agung Besakih.
Saat kecelakaan itu, pemuda berusia 26 tahun asal Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Karangasem ini melaju mengendarai motor Yamaha Lexi hitam dengan pelat kendaraan DK 3268 TR.
Ternyata kebersamaan Gus Wisnu dan Ayu berakhir malam itu juga lewat kecelakaan pohon tumbang yang tak disangka keduanya.
Sekitar pukul 23.20 Wita, pasangan kekasih ini tiba di Jalan Raya Rendang-Selat, Karangasem tepatnya sebelah timur Tukad Yeh Sah, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Sabtu (30/3).
Baca juga: Jembatan Jawa Bali Muncul di Laman Wikipedia, Panjang 39 KM, PHDI: Jawa dan Bali Harus Pisah!
Tiba-tiba pohon tumbang menimpa kepala Gus Wisnu.
Mereka berdua jatuh, pamedek lainnya yang juga melintasi jalan itu melihat kedua korban kecelakaan itu tak sadarkan diri dan langsung memberi pertolongan.
Gus Wisnu dan Ayu dilarikan ke Puskesmas Rendang agar segera mendapat penanganan.
"Sampai di jalan itu, tiba-tiba ada pohon tumbang dan menimpa pengendara," ujar Kapolsek Selat, AKP Ketut Sukadana, Senin (1/4).
Ia mengatakan, pohon tumbang penyebab kecelakaan itu jenis Boni yang dalam kondisi lapuk.
Diameter pohon tumbang itu 55 centimeter dan panjangnya sekitar 25 meter yang menjadi dua patahan.
Kata dia, diduga korban kecelakaan terkena patahan ujung kayu pohon tumbang tersebut. Ini karena ada bagian ujung kayu yang ditemukan di badan jalan.
"Dua korban yang tertimpa pohon langsung dibawa ke Puskesmas Rendang oleh pamedek yang melintas. Mereka menemukan korban sudah tergeletak dan tidak sadarkan diri. Sampai di Puskesmas, keduanya diperiksa tim medis Puskesmas Rendang," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis, Gus Wisnu dinyatakan meninggal dunia sedangkan Ayu selamat dan syok berat.
"Korban meninggal dunia dan yang dibonceng syok berat. Jenazah diambil oleh pihak keluarga," ujarnya.
Tewas Kecelakaan, Selamat Jalan Bli Komang Artika
Seorang karyawan BUMN di Jembrana meninggal dunia di TKP usai alami kecelakaan.
Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kamis 28 Maret 2024.
Korban kecelakaan bernama I Komang Artika Gunawan (39) asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Jembrana.
Ia disebutkan mengalami benturan cukup serius akibat kecelakaan di jalanan yang kerap disebut jalur tengkorak tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kecelakaan maut di Jalan Denpasar-Gilimanuk itu terjadi sekitar pukul 10.30 WITA.
Kejadian kecelakaan di kilometer 107-108 wilayah Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya tersebut bermula saat Komang Artika yang mengendarai sepeda motor DK 4051 ZP dari arah timur ke barat (arah Denpasar menuju Gilimanuk).
Setibanya di TKP atau tepatnya di depan SDN 1 Tuwed tersebut, pegawai BUMN di Jembrana itu mendahului truk Fuso yang tak diketahui identitasnya.
Namun begitu, di saat bersamaan justru datang truk muatan keramik AE 9727 SH yang dikemudikan Rudi Sasmito (39) dari arah berlawanan.
Karena jarak yang begitu dekat, kecelakaan pun tak terhindarkan.
Pengendara sepeda motor menabrak bagian depan samping kanan truk tersebut.
Akibat kecelakaan itu, Komang Artika diduga mengalami luka cukup serius dan meninggal dunia di TKP.
"Pengendara meninggal dunia di TKP. Sudah dievakuasi dan kemudian petugas Laka melakukan olah TKP," kata Kapolsek Melaya, Kompol I Komang Muliyadi saat dikonfirmasi, Kamis 28 Maret 2024.
Dia menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi karena jarak antara sepeda motor dengan truk yang terlibat kecelakaan cukup dekat.
Sehingga, peristiwa kecelakaan tersebut tak bisa terhindarkan.
"Selain memakan korban, sepeda motornya juga ringsek bagian depan. Estimasi kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5 Juta," tandasnya.
Potongan Kaki ABG Terlempar 20 Meter
Kasus kecelakaan adu jangkrik fatal mengakibatkan kaki salah satu korban putus, insiden itu melibatkan dua sepeda motor.
Peristiwa kecelakaan tragis itu terjadi di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Sulawesi Selatan pada Rabu malam (20/3/2024).
Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan yang melibatkan dua orang ABG dan satu orang dewasa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WITA.
Korban kecelakaan yakni, Rifat (16) dan Algazaly (16), serta Muh Akil Alik (37), ketiganya menderita luka parah.
Jalur kecelakaan ketiga korban juga merupakan jalur utama Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Lampenai.
Kronologi kecelakaan berawal saat dua ABG berboncengan mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi.
Kedua ABG ini kemudian memacu kecepatan sepeda motornya untuk menyalip kendaraan didepannya.
Tak disangka, dari arah berlawanan datang Muh Akil Alik yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra.
Insiden kecelakaan pun tak terhindarkan, sepeda motor keduanya terlibat adu jangkrik.
"Saat kecelakaan, satu korban, Algazaly, mengalami luka parah di betis sebelah kiri yang putus akibat tabrakan," ungkap Kasat Lantas Polres Luwu Timur, AKP Muh Ali, pada Kamis (21/3/2024).
Sesaat setelah kecelakaan, ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD I La Galigo Wotu.
Mirisnya, potongan kaki Algazaly yang dicari saksi di TKP, ditemukan sekitar 20 meter dari TKP kecelakaan.
Akibat kecelakaan tersebut tak ada korban meninggal dunia, namun kondisi para korban mengalami cedera serius.
Polisi juga telah mengamankan kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan adu jangkrik.
Kasi Humas RSUD I La Galigo Luwu Timur, Asis mengatakan ketiga korban masih mendapat perawatan.
"Sementara (dirawat)," ujar Asis.
2 PELAJAR MENINGGAL! Nyawa Anak Kapolres Melayang, Kecelakaan Tragis Mobil Honda Mobilio |
![]() |
---|
2 ORANG MENINGGAL! Mitsubishi Expander Masuk Jalur Berlawanan, Hantam Enam Motor Tanpa Ampun |
![]() |
---|
DITUTUPI DAUN PISANG! Ibu 46 Tahun Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan Adu Jangkrik, Ini Kronologinya |
![]() |
---|
NOVI Ditemukan Telungkup di Jalan Majapahit, Terungkap Penyebab Kecelakaan Dini Hari Tadi |
![]() |
---|
DRAMATIS! Kecelakaan di Tuban, 1 Orang Tewas di Tempat, Motor Dijepit Truk dan Avanza |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.