Berita Bali
Otban Wilayah IV Belum Menemukan Adanya Maskapai Langgar Tarif Batas Atas
Otban Wilayah IV Belum Menemukan Adanya Maskapai Langgar Tarif Batas Atas
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Masyarakat khususnya pengguna transportasi udara banyak mengeluhkan tingginya harga tiket pesawat disaat periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1445H/2024M.
Dimana warganet di media sosial terkait mahalnya harga tiket pesawat pada periode Lebaran 2024 ini.
Bahkan salah satunya ada yang menyebut harga tiket pesawat Jakarta-Bali tembus Rp 1,6 juta.
Dimana harga tersebut untuk Sabtu tanggal 6 April 2024 mendatang dengan maskapai Citilink.
Kepala Kantor Otoritas Bandara (Ka Otban) Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap harga tiket pesawat selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1445H/2024M.
"Kita tetap melakukan pengawasan terhadap Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah maskapai. Hingga saat ini belum ada yang melanggar dari Tarif Batas Atas," ujar Agustinus disela melakukan ramp check pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, pada Rabu 3 April 2024.
Ia menambahkan bahwa dari hasil pengawasan inspektur penerbangan Kantor Otban Wilayah IV belum ada operator angkutan udara atau maskapai melanggar dari TBA.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, mengatakan kembali lagi ke market atau pasar pengguna jasa transportasi udara.
"Kalau soal itu (kenaikan harga tiket pesawat tinggi) kembali lagi ke market. Pemerintah juga sudah mengatur tarif batas atas yang tidak boleh dilanggar oleh maskapai," ucap Handy.
Baca juga: BPOM Denpasar Sidak Takjil Di Tabanan Nihil Ditemukan Bahan Berbahaya
Dan sebelumnya sudah disampaikan oleh Ka Otban Wilayah IV disini (Bali) tidak ada pelanggaran oleh maskapai yang menjual tiket melebihi TBA.
Menurutnya kenaikan harga tiket pesawat disebabkan berbagai faktor seperti ekonomi secara global sedang sulit, terjadi inflasi dan lain sebagainya.
"Kalau dari kami melihat ada optimisme di bandara sendiri karena prediksi pengguna transportasi udara untuk tahun 2024 ini di Bandara Ngurah Rai naik menjadi 23,4 juta penumpang. Dan periode libur Idul Fitri tahun ini juga meningkat 1,36 persen dibandingkan tahun lalu," ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-apron-Bandara-Internasional-I-Gusti-Ngurah-Rai-Bali-Rabu-3-April-2024.jpg)