Berita Gianyar

Bentuk Karakter Pemimpin Perempuan, Pemkab Gianyar Gelar Workshop

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Gianyar

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Gianyar, memberikan workshop kepemimpian perempuan pedesaan pada TP PKK desa dan organisasi wanita, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, 5 April 2034 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Gianyar, memberikan workshop kepemimpian perempuan pedesaan pada TP PKK desa dan organisasi wanita, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, 5 April 2034.

Kadis DP3AP2KB, I Gusti Agung Sri Widiawati mengatakan bahwa workshop tersebut diharapkan sebagai penguat peran perempuan dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan di dalam organisasinya masing-masing. 

Kata dia, seorang pemimpin perempuan harus memiliki sikap asertif, yaitu penuh dengan percaya diri, mempunyai keinginan yang kuat akan tindakannya, dan mampu menyatakan perasaan dan pendapatnya tanpa menyakiti perasaan diri sendiri atau perasaan orang lain. 

"Melalui pelatihan ini ibu-ibu dapat melakukan pengembangan potensi dan meningkatkan potensi yang sudah dimiliki,” harapnya. 


Dinas P3AP2KB akan terus mendorong lahirnya pemimpin perempuan, yang mampu menformulasikan visi kepemimpinannya untuk diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan memberi inspirasi bagi munculnya pemimpin perempuan yang tangguh.

“Kami berharap lebih banyak perempuan mengambil peran kepemimpinan, baik dalam pembangunan desa, kegiatan sosial, pengembangan ekonomi, maupun pengelolaan sumber daya alam yang Lestari,”ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun kesadaran kesetaraan gender,  dimana perempuan dan laki-laki mempunyai hak yang sama dalam akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat dari pembangunan di berbagai sektor.

"Dan, diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik atas kesetaraan partisipasi perempuan dalam bidang hukum, ekonomi, politik, sosial dan pengambilan keputusan,” lanjut Sri Widiawati.

Baca juga: Polisi Mulai Perketat Pengamanan di Nusa Penida, Antisipasi Kekroditan Saat Libur Idul Fitri


DP3AP2KB juga menghadirkan narasumber Ida Ayu Alit Maharatni yang memberikan motivasi dan kunci menjadi perempuan yang memiliki jiwa pemimpin. Dalam kehidupan, ada waktu saat bangun pagi harus dimanfaatkan dengan hal-hal positif.

”Dalam hidup ini kita harus memanfaatkan 10 detik pertama saat baru bangun untuk positif feeling atau perasaan positif, rasa syukur atas kesehatan dan keindahan dunia artinya isi jiwa dengan hal-hal positif yang membuat jiwa ini senang,” ujarnl Dayu Alit. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved