Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Ratusan Bonsai Berkelas Manjakan Pengunjung Alun-alun Gianyar

Ratusan bonsai berkualitas tinggi memanjakan mata pengunjung dalam ajang Pameran Nasional (Pamnas) Bonsai Gianyar

Tayang:
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
PAMERAN - Keindahan bonsai dalam Pamnas Bonsai PPBI Gianyar, di Alun-alun Gianyar, Kamis 30 April 2026. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ratusan bonsai berkualitas tinggi memanjakan mata pengunjung dalam ajang Pameran Nasional (Pamnas) Bonsai Gianyar yang digelar di Alun-alun Kota Gianyar, Kamis 30 April 2026.

Pameran yang dibuka pada Rabu kemarin itu, menampilkan 618 koleksi bonsai pilihan dari berbagai daerah, mulai dari Bali, Lombok hingga Jawa.

Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama menjelaskan bahwa pameran bertajuk Bertabur Bintang Jilid 3 ini, berlangsung selama lebih dari sepekan, sejak 24 April hingga 2 Mei 2026.

Baca juga: Zuka-Zuka Bali Bonsai: Dari Hobi Jadi Peluang Bisnis di Dunia Bonsai

Pria yang menjabat sebagai Sekda Gianyar itu menyampaikan optimisme terhadap perkembangan seni bonsai di Gianyar.

Menurutnya, meningkatnya kualitas dan antusiasme peserta menjadi indikator tumbuhnya kecintaan masyarakat terhadap lingkungan.

“Bonsai bukan sekadar seni, tetapi juga wujud kepedulian terhadap lingkungan. Santai saat ini, prospek penggemar bonsai di Gianyar sangat baik dan terus berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai kegiatan positif berbasis hobi dan komunitas, termasuk pameran bonsai, lomba burung, dan aktivitas kreatif lainnya yang berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca juga: 900 Peserta Ikuti Pameran Bonsai di Alun-alun Bangli, Diharapkan Dapat Mengedukasi Masyarakat

"Setiap kegiatan positif tentu akan kami dukung, dan dorong supaya menjadi bagian dari budaya masyarakat Gianyar," tegasnya.

Ketua panitia, I Wayan Artana, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, dia menegaskan kualitas bonsai yang ditampilkan justru mengalami peningkatan signifikan.

“Peserta kini lebih selektif. Kalau sebelumnya satu peserta bisa membawa banyak pohon, sekarang hanya 2 hingga 3 pohon saja, tetapi dengan kualitas jauh lebih baik,” jelasnya.

Baca juga: 717 Bonsai Dipamerkan Serangkaian Hut Kota Singaraja

Dia mengungkapkan bahwa salah satu daya tarik utama dalam pameran nasional (Pamnas) ini terletak pada kelas prospek.

Jika sebelumnya penilaian lebih menitikberatkan pada gerak dasar tanaman, kini bonsai yang dipamerkan sudah memiliki pola dasar yang jelas, menggambarkan bentuk akhir yang akan dicapai.

“Di kelas prospek sekarang sudah terlihat arah pembentukan pohonnya. Ini menunjukkan perkembangan teknik dan kualitas yang semakin matang,” tambahnya.

Penjurian dalam pameran ini tetap mengacu pada standar profesional, dengan klasifikasi kelas mulai dari prospek, semi pratama, pratama, madya, utama, hingga bintang. (*)

 

 

Berita lainnya di Bonsai

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved