Profil
Profil Made Wianta, Seniman Bali yang Karyanya Dikoleksi Museum der Kulturen Basel, Swiss
Bali memiliki banyak seniman bertalenta luar biasa, salah satunya Made Wianta. Beberapa karya terbaiknya pun dikoleksi Museum der Kulturen Basel, Swis
Profil Made Wianta, Seniman Bali yang Karyanya Dikoleksi Museum der Kulturen Basel, Swiss
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali memiliki banyak seniman bertalenta luar biasa, salah satunya Made Wianta.
Beberapa karya terbaiknya pun dikoleksi Museum der Kulturen Basel, Swiss.
Di mana karya tersebut dikerjakan di Basel Swiss pada periode 90-an.
Baca juga: Sosok Echa Laksmi, TikTokers yang Gaet Follower dengan Tari, Bisa Bangun Rumah dari Hasil Ngonten
Kabar ini pun mempunyai arti penting dalam sejarah perjalanan karier berkeseniannya.
Walaupun telah tiada, sebagai seniman kontemporer Indonesia, ia seolah tak pernah berhenti terus mengukirkan namanya dalam kancah seni rupa dunia.
Sebagai seniman modern Indonesia, Wianta telah menggarisbawahi komitmen salah satu museum terbaik di Swiss ini untuk mempromosikan keragaman budaya, dan inklusivitas dalam koleksinya melalui seni rupa.
Baca juga: Sosok Cok Sawitri Semasa Hidup, Bergelut dengan Teater dan Berkesenian Sejak Kecil
Dengan dikoleksinya kembali karya Wianta oleh lembaga prestisius sekelas Museum der Kulturen Basel, dianggap akan semakin mengangkat profil sang seniman.
Gaya artistik Wianta yang unik dalam memadukan konsep dan pemikiran Bali sebagai bagian dari jati dirinya, kemudian dikembangkan dengan teknik abstraksi modern, dipandang oleh banyak pemirsa sebagai karya yang memiliki beragam penafsiran.
Setidaknya ada sembilan periodisasi karya Wianta yang selama berkarir ia hasilkan.
Baca juga: SOSOK Gus Wisnu Dikenal Penyayang, Tulang Punggung Keluarga Serta Baru Tiga Hari Pulang dari Pesiar
Kesembilan itu di antaranya periode Karangasem, dot atau titik-tiktik, triangle, quadrangle, kaligrafi, mixed media, asembling, kalender, seni instalasi dan happening art.
Karya sembilan periode ini telah banyak dibicarakan baik oleh kalangan seniman, akademisi, kritikus, peminat seni, kolektor, galeri seni dan museum baik di dalam dan luar negeri.
Profil
Made Wianta merupakan lulusan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pada tahun 1976, ia belajar seni Eropa ke Brussels, Belgia, sekaligus mengunjungi galeri-galeri dan museum kesenian.
Made telah mengikuti berbagai pameran internasional seperti di New York, Paris, dan Tokyo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Maestro-Made-Wianta-dan-karyanya-88.jpg)