Music Zone

MUSIC ZONE: Fluctus Rilis ‘Lautan Lepas’’ Terinspirasi Kisah Nelayan Bertahan Hidup di Tengah Laut

Fluctus memberikan bumbu surf rock agar sejalan dengan tema lagu sehingga pendengar dapat merasakan nuansa seperti di laut.

Penulis: Putu Candra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Fluctus - MUSIC ZONE: Fluctus Rilis ‘Lautan Lepas’’ Terinspirasi Kisah Nelayan Bertahan Hidup di Tengah Laut 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Band indie rock asal Denpasar, Fluctus bulan ini genap berusia setahun.

Sejak dibentuk 20 April 2023, band yang beranggotakan Davin (vokal, gitar), Oka (gitar), Deva (bass) dan Angga (drum) tergolong cukup produktif melahirkan karya lagu.

Terbaru, mereka telah merilis single anyarnya berjudul "Lautan Lepas" via platform musik digital, 22 Maret 2024.

Sebelumnya, Fluctus merilis single perdana "Flower" 20 Agustus 2023, disusul single keduanya "Beda Dunia" yang dilepas 5 Januari 2024.

Baca juga: MUSIC ZONE: Rangkuman Memori Kolektif Madness On Tha Block di Album Patois

Dan "Lautan Lepas" tercatat sebagai single ketiga mereka.

Di mana cerita dibalik lagu ini terinspirasi dari kisah nyata seorang nelayan yang bertahap hidup di tengah laut.

"Lagu ini berdasarkan kisah nyata dari seorang nelayan dari pulau Sulawesi yang tinggal di rumah rakit pinggir pantai. Ia terbawa ombak hingga ke laut lepas selama 49 hari," ungkap Davin.

Berjuang di tengah cuaca ekstrem, terombang-ambing ombak di lautan lepas selama berhari-hari dan mampu bertahan hidup menjadi pelajaran kehidupan yang dipetik Fluctus dari kisah nelayan tersebut.

"Ini sangat menginspirasi kami, menunjukkan daya tahan manusia yang luar biasa dalam menghadapi tantangan yang tak terduga. Sama halnya dalam kehidupan nyata, kita harus siap menghadapi rintangan atau masalah yang akan datang di kehidupan," sambung Davin.

Dari sisi musik, Fluctus memberikan bumbu surf rock agar sejalan dengan tema lagu sehingga pendengar dapat merasakan nuansa seperti di laut.

Direkam di Binocular Records, penggarapan single "Lautan Lepas" tidak terlepas dari keterlibatan rekan-rekan Fluctus.

"Turah Alit sebagai manager yang membantu mengarahkan jalannya band, Reza Mahaputra membantu proses perekaman lagu, Ambara yang membuat visual video lirik, Komang Nesan membantu pada saat perekaman dan Aditya membantu pendokumentasian," terang Davin.

Single "Lautan Lepas" dirilis, seminggu kemudian band yang terinspirasi dari band dalam dan luar Indonesia macam FUR, Surf Curse, SKEEGS, The Panturas dan lainnya ini melepas video lirik di kanal Youtube.

Dengan karyanya, Fluctus ingin menghibur pendengar dengan menyajikan nuansa musik yang baru.

"Kami, Fluctus ingin dikenal masyarakat luas akan karya-karyanya. Kami ingin menghibur menyampaikan pesan yang berkisar isu sosial, cinta, kehidupan atau hal-hal lain yang relevan melalui musik kami," kata Davin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved