Pilkada 2024
Pasek Suardika Ungkap Sosok Giri Prasta, Alasan Dukung di Pilgub Bali
kinerja Giri Prasta dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Bali, meski hanya menjabat sebagai Bupati Badung.
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Namun, saran dukungan untuk Gubernur Bali kepada Giri Prasta dirasanya perlu demi kepentingan Bali di masa mendatang.
“Sinampura (mohon maaf) agak terbuka dan tiang (saya) tidak pernah seterbuka ini. Boleh tanya semeton Dulang Mangap, pernah nggak tiang ngomongang pang (saya berbicara supaya) harus memilih partai tiange (saya)? Karena ini bukan untuk kepentingan pribadi. Niki untuk kepentingan Bali,” jelasnya.
Kendati demikian, GPS memberikan kebebasan kepada para anggota Jagabaya Dulang Mangap dalam menentukan pilihannya.
“Tiang (saya) berharap, di Dulang Mangap dados (boleh) beda pilihan. Tapi tema hari ini masikian (bersatu),” katanya.
Kendati GPS sudah menyatakan dukungna, namun rekomendasi DPP PDIP soal sosok yang akan diusung dalam Pilgub Bali belum jelas.
Sebab selain Giri Prasta, ada nama Wayan Koster yang merupakan Ketua DPD PDIP Bali sekaligus eks Gubernur Bali periode 2018-2023.
Disinggung soal rekomendasi ini, GPS menilai, Giri Prasta lebih pantas mendapat rekomendasi.
Bahkan, pihaknya akan berusaha meyakinkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar rekomendasi calon Gubernur Bali dari PDIP dapat diberikan kepada Giri Prasta.
“Kita fokus berdoa dulu dan meyakinkan Bu Mega (Megawati Soekarnoputri) jika Giri Prasta lebih pantas didukung karena linear dengan aspirasi mayoritas masyarakat Bali,” ungkapnya saat dihubungi Tribun Bali, Minggu 14 April 2024.
GPS menilai, Giri Prasta adalah sosok pemimpin yang dapat mengayomi dan diterima berbagai lapisan masyarakat Bali.
Pasek Suardika menerangkan, pihaknya beserta keluarga besar Jagabaya Dulang Mangap siap memenangkan Giri Prasta dalam Pilgub Bali, November 2024.
“Tugas kami mendoakan agar Giri Prasta bisa mendapatkan rekomendasi. Sehingga bisa didukung dan dimenangkan oleh keluarga besar Jagabaya Dulang Mangap yang tersebar di seluruh Bali,” ungkapnya.
Jagabaya Dulang Mangap yang merupakan Pasemetonan Warga Pasek itu dikatakan memiliki 4.000 anggota.
4.000 anggota itu, kata GPS, terdiri dari satu orang perwakilan dari keluarga Pasek.
“Anggota kita menyatu dengan Dadya Dadya Pasek seluruh Bali. Saat ini yang tercatat hampir 4 ribu orang anggota di luar keluarganya. Karena biasanya diambil satu orang saja perwakilan dari satu keluarga,” kata GPS. (mah)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.